Sabtu, 23 Januari 2016

Fatma Qianna Althafunnisa


Selasa 19 januari 2016 ditengah malam, menjelang pergantian hari kami kedatangan anggota baru dalam keluarga kecil ini. Semoga bertambah juga keberkahan yang Allah berikan pada kami. Bayi mungil itu kami beri nama ‘Fatma Qianna Althafunnisa’ dan rangkaian tulisan ini kami buat untuk menerangkan makna yang terkandung di dalamnya. Agar suatu saat nanti kami ingin Ia membacanya, tersenyum, mungkin akan meneteskan air mata karena kelembutan jiwanya, lalu ia berdoa ‘rabbighfirliy waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani saghira’.


Dalam sejarah Islam, setidaknya kita mengenal dua wanita terhormat yang memiliki nama Fatimah. Fatimah Azzahra Anak dari baginda Nabi Muhammad SAW sang pembawa risalah, juga Istri dari Ali bin Abdul Muthalib. Ada lagi nama ‘Fatimah bin Abdul Malik’ anak dari khalifah bani Umayah ‘Abdul Malik bin Marwan’ juga Istri dari Umar bin Abdul Aziz pemimpin yang terbaik pada kekhalifahan bani Umayah.  Perhatikan juga dua kehormatan yang melekat pada dua Fatimah ini, keduanya adalah anak dari seorang pemimpin Islam yang akhirnya diminta untuk menjadi pendamping hidup pemimpin Islam yang berikutnya. Selain sebagai wanita yang dihormati karena keturunan dan kedudukannya, cerita sejarah juga mengenal kita pada karakter kedua wanita tersebut yang mulia, cantik dan cerdas. Fatma yang menjadi Awalan dari nama anaku ini sesungguhnya merujuk kepada kata Fatimah, inilah do’a pertamaku sebagai ayah yang kusematkan dalam namanya.

‘Qianna’ sebuah kata cantik kami rangkaikan pada namanya, konon artinya Berkah dari Allah, Wallahu’alam. Perinsipnya kata apapun yang enak didengar selama tidak mengandung makna kemusyrikan, kekufuran atau doa yang buruk maka ia boleh untuk dijadikan nama, jika mengandung unkapan doa tentu lebih utama.

Althafunnisa, artinya wanita yang lembut, sebuah kata dari bahasa arab, bahasa Al quran, bahasa persatuan Islam semoga anak-anak kami terbiasa dengan bahasa tersebut. Kami berharap dia juga menjadi anak yang lembut jiwanya, lembut juga fisiknya namun kuat karakternya seperti dua Fatimah. Kekuatan karakter dan kelembutan jiwa akan menjadi sesuatu yang padu dalam sebuah kepribadian yang menarik, karena kelembutan tidaklah sama dengan kelemahan.

Ya Allah jadikan anak-anak kami berada dalam barisan orang-orang  yang engkau karuniai kenikmatan. Di dalam barisan para nabi, barisan orang-orang yang jujur, barisan para syuhada, barisan orang-orang yang sholih.

4 comments:

Muhamad Saefudin mengatakan...

Semoga jadi anak yang shalihah

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah selamat atas kelahiran Fatma Qianna Althafunissa...semoga menjadi anak kuat, cerdas, soleha dan mengangkat derajat orangtua didunia dan akhirat...
Aamiin YRA.

Imam Lutfi mengatakan...

alhamdulillah

college of computer mengatakan...

I'm really enjoying the design and layout of your website.
Qassim & QU


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...