Postingan

Menampilkan postingan dengan label kenangan

Menjadi Mulia dan Dimuliakan

Gambar
Rasulullah mengajarkan kita untuk saling memberi hadiah, indah bukan. Maka inilah hadiah pertama yang diberikan seorang kawan pada ulang tahun istrinya. Sebuah buku yang pasti akan usang, tetapi tidak dengan tulisan-tulisannya. kebetulan saya menitipkan sebuah tulisan di sana, semoga bermanfaat...  berikut isinya, selamat membaca... Menjadi Mulia dan Dimuliakan Sebab, harapan, kata Rasulullah saw, adalah rahmat Allah bagi umatku. Jika bukan karena harapan, takkan ada orang yang mau menanam pohon dan takkan ada ibu yang mau menyusui anaknya. Maka biarlah aku berharap tentang kemuliaan yang pernah Allah janjikan untuk kita, surga.

Jika Ada

Gambar
Jika ada hal besar yang harus aku ungkapkan... adaah kebesaran Allah yang telah mempertemukan... Jika ada cerita yang paling ingin ku dengar... adalah kisah sukses kalian suatu saat nanti... Jika ada perjumpaan yang sangat ku impikan... adalah jumpa kita di Taman Firdaus yang abadi... Ya Allah... Engkau telah pertemukan kami... hanya Engkau jugalah yg 'bisa' mempertemukan kami nanti... _Yasin'14

Nyanyian Juang (3) 'Muslim Nusantara'

Gambar
melanjutkan koleksi Kata-kata heroik... setelah sebelumnya Nyanyian Juan (1) dan Nyanyian Juang (2) kali ini dari negeriku sendiri INDONESIA, kutipan dari para mujahid meski tidak semua dari medan peperangan... semoga mereka juga dapatkan gelar syuhada semoga menginspirasi... "Setinggi-tinggi ILMU, semurni-murni TAUHID, sepintar-pintar SIASAT" (Haji Oemar Said Tjokroaminoto_pendiri SI, 1882-1934) "Kelak anak-anak kita akan TERSEBAR bukan saja di seluruh indonesia, kemungkinan juga di seluruh DUNIA" (KH Ahmad Dahlan_pendiri Muhammadiyah)

Khandaq : Ketika Eksistensi Madinah Siap Dimatikan

Gambar
Tergabunglah dalam sejumlah pasukan. koalisi terbesar bangsa arab. Bersekutu mematikan gerakan kenabian. Ancaman besar eksistensi peradaban. Maka nabi pun berstrategi. Dengan parit yang belum pernah ada. Menjadi penghambat laju penyerangan. Serta menguatkan garis pertahanan. Namun pengepungan berjalan panjang. Oleh pasukan yang teramat besar. Juga pengkhianat-pengkhinat internal. Menguras energi dan perbekalan. Hingga nambak bayang-bayang kematian. Dan seorang nabi tetap menguatkan. Memberi harap akan kemenangan. Menjanjikan ganjaran akan kesenangan. Bahkan memberi makan kala kelaparan. Allahu Akbar… Aku diberi tanah Persi. Aku melihat istana Mada’in yang bercat putih. Aku diberi kunci-kunci yaman. Demi Allah Aku melihat gerbang-gerbang Shan’a. Setelah ini mereka tidak akan menyerang kita lagi. Begitu katanya diterngah ancaman kehancuran.

Masa lalu

Gambar
Masa lalu akan selalu ada, namun keberadaanya bukan untuk sekedar disesali. Mungkin, ia adalah sebuah kenangan manis yang suatu waktu nanti tak sengaja terlupakan. sebuah catatan, akan selalu mampu menghadirkan kenangan-kenangan itu... karna masa lalu lah yang memberitahumu, bahwa kamu pernah ada... Berlelah-lelahlah, manisnya hidupakan terasa setelah lelah berjuang... Air menjadi rusak karena diam tertahan... Jika mengalirmenjadi jernih, jika tidak akan keruh menggenang... _Rifdah Izzatunnisa_ http://dimulaidari0.blogspot.com/ 1993-2012

Otimisme dan Tawakkal (Kenangan OSN-Pertamina 2011)

Gambar
# Keinginan untuk mundur, tentu saja ada. Alasannya sedang ujian, agenda kepanitaan yang menghitung minggu, soal open yang tak terselesaikan, dll. Tapi Islam mengajarkan kita untuk ‘tidak pernah putus asa, apapun alasannya’ # Selepas seleksi tahap semi final, kami –enam semi finalis- antara pantas atau tidak, dengan ragu terus berharap, semoga sebuah keajaiban datang sekali lagi. Ya, kami semua mengharapkan untuk bisa lolos ke tiga besar tingkat nasional di Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2011 (OSN-Pertamina 2011) itu, mengingat langkah yang kami sudah jauh, juga dukungan teman-teman yang luar biasa. Ditambah lagi kami semua membawa nama baik universitas dan provinsi masing-masing yang keduanya itu menjadi beban tersendiri saat kembali nanti.

Seminar Nasional FIM 2011: Muslim Harus Kuasai Teknologi

Gambar
  Bogor – Bertemakan “Dare to be a Muslim Hero : Rising an Islam Empire and Indonesia”, seminar nasional yang merupakan puncak dari Festival Imuan Muslim (FIM) Nasional 2011 dihadiri oleh lebih dari seratus mahasiswa dari bebrapa universitas di Indonesia. Hal ini tentu saja menunjukkan antusiasme mahasiswa terutama muslim untuk mengulang kembali fase-fase kejayaan masa lalu yang masih terkenang. Bertempat di Audit silva pertamina IPB, pada hari munggu 20 November 2011, seminar ini dihadiri oleh dua narasumber yakni bapak Arief Budi Witarto (salah satu peneliti terbaik LIPI) yang mewakili elemen praktisi, juga bapak M. Yamin (dosen IPB) dari elemen akademisi, para peserta dibawa dalam diskusi menarik tentang bagaimana mengembalikan nilai-nilai moral pada penerpan ilmu dan teknologi, sikap terhadap ilmu serta mengenang kembali bagaimana para ilmuan muslim dahulu membangun budaya ilmunya. Sebelumnya pembicara yang juga direncanakan hadir adalah Bapak Anis Matta (Wakil ...

fisika45

Gambar

Hadir Untuk Memberi

Gambar
Dan inilah yang coba kami beri k an Karena saling Memberi … Adalah sebuah kebaikan Kami menyebutnya El Imtiyaz Dari bahasa arab yang diartikan kemuliaan Tak hanya sebuah nama Tapi juga sebuah do’a Dengannya kami ingin menghadirkan Islam Akan kami gambarkan keindahannya Akan kami tampakkan kesempurnaannya Karena begitulah.... Islam adanya - Rohis A11, A12 - elimtyaz edisi pertama, rabu, 19 november 2008 ::~sebuah kenangan~::

bandung, 29 - 30 DEsember 2009

Gambar
Indahnya pesona alam pegunungan yang penuh warna, Pertanda kuasanya yang teramat luas, Maka yakinlah kita dia sangat berkuasa untuk sekedar mengetahui apa-apa yang telah kita kerjakan (Bandung, 29 Desember 2009, Ahmad Yasin) Ketika kita keluar, menatap luasnya dunia berjuta warna. Kadang kita baru sadari pesonanya teramat jauh dari indahnya rumah kita. Maka tugas kitalah untuk berbagi keindahan itu… ISLAM Qta begitu Indah. (Bandung 30 Desember 2009, Ahmad Yasin) Sayangnya dunia saat ini terlalu kelabu, dan warna-warninya hilang ditelan kegelapan… Jika sudah begitu masihkah dunia ini kita sebut indah…? Jika tak ada nur ilahi yang temani, maka entahlah…!!-someone Jika “berjuta warna” kuarrtikan keanekaragaman… Maka pesonanyapun tak tak selalu menggambarkan keindahan (Bandung 30 Desember 2009, Ahmad Yasin)