Postingan

Menampilkan postingan dengan label kutipan

Indonesia Dalam Bahaya

Gambar
"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Kerja besar membangun bangsa tidak mungkin dilakukan sendiri oleh Presiden, Wakil Presiden ataupun jajaran Pemerintahan yang saya pimpin, tetapi membutuhkan topangan kekuatan kolektif yang merupakan kesatuan seluruh bangsa." Joko Widodo, dalam pidato kepresidenannya yang pertama, Gedung MPR/DPR Senin 20 Oktober 2014 Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Prabowo Subianto yang sebelumnya bertarung memperebutkan kursi kepresidenan. Prabowo berdiri memberikan hormat kepada sang presiden saat namanya disebut seolah menyambut seruan sang presiden dalam pidatonya dengan berkata 'mari kita bersama-sama melakukan kerja besar membangun bangsa'.

HIkmah*

"Jika kamu tak sanggup menopang beban dakwah, maka jgn pernah mencelanya. Juga, jika kamu tak sanggup mengatakan kebenaran, maka jangan sekali2 bertepuk tangan ats kebatilan." (RK.17.3.2013) "Setelah semua ini, apa pantas kamu meragukan keindahan skenario Rabbmu? Apa pun itu, percayalah, Allah sayang padamu. Dulu, saat ini, nanti dan nanti lagi akan selalu memberikan yang terbaik untukmu.." (RM) "Kalau Engkau bukan anak raja, dan engkau bukan anak ulama' besar, maka jadilah penulis" _Al Ghazali *Hikmah adalah harta kaum muslimin yang hilang. jika engkau menemukannya, ambillah dari manapun itu...

Da Conspiracao _kutipan2

"Kami hanya punya satu pilihan, yaitu berperang, atau mati membaa tanah warisan. Sedang kami mengerti, berunding itu berarti menyerahkan diri untuk dikirim ke bui." Mari Langa #prolog (Afifah Afra _da conspiracao) Pengasingan bagi mereka adalah puncak reaksi lawan atas apa-apa yang mereka hantamkan. Mereka sengaja memberontak. Tak seperti aku... detik-detik pengusiran terasa begitu telak menghantam jiwa #episode Rangga (Afifah Afra _da conspiracao)  Karena semakin sering engkau dalam bahaya, berarti posisimu semakin penting, tidakkah engkau menyadari hal itu..? #episode Tan Sun Nio (Afifah Afra _da conspiracao)

Kalender 2013

Gambar
Mungkin aneh, tapi aku memang rutin membuat ini setiap tahunnya... Aku suka dengan karyaku sendiri (klw w g suka mang ada org lain yg suka..? ^^v) karena disini, dalam pengerjaannya aku bisa membayangkan apa yang akan ku lakukan di tahun berikutnya... bahkan tidak jarang aku mengilustrasikannya, semoga menjadi doa disepanjang tahunku.. Ini ku Upload sebagiannya, semoga ada yang mau memanfaatkannya *buat yang lum ada kalender..^^, untuk memperbesar gambar kik pada gambar Januari - Maret

Bai’atul aqobah kedua

Gambar
Simaklah cerita yang dikisahkan langsung oleh ka’ab bin malik, serta beberapa orang lainya yang menjadi saksi dan turut mengambil peran dalam pembaiatan ini. Kami keluar untuk melaksanakan manasik haji, dan kami berjanji kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasalam untuk betemu di Aqobah pada pertengahan hari-hari tasyriq, di malam hari. Ketika itu Abdullah bin Amru bin Haram ikut bersama kami. Dia salah seorang pemimpin kami. Kami merahasiakan urusan kami kepada orang-orang musrik yang ikut bersama kami. Kami berbicara kepada Abdullah bin Amru, “wahai abu jabir, anda adalah salah seorang dari pemimpin kami, kami tidak menginginkan Anda tetap berada dalam keadaan sekarang ini sehingga Anda menjadi bahan bakar neraka kelak.”

Mimbar

Gambar
oleh : Taufik Ismail Dari mimbar ini telah dibicarakan Pikiran-pikiran dunia Suara-suara kebebasan Tanpa ketakutan Dari mimbar ini diputar lagi Sejarah kemanusiaan Pengembangan teknologi Tanpa ketakutan

Bersama Allah

Gambar
Apakah kamu pikir kita hanya berdua..? tanya Muhammad Rasulullah kepada abu Bakar. Sesungguhnya Allah bersama kita sambung nya menghibur sang sahabat ya... karena Allah memang tak pernah menjauh dari kita karena Allah tak pernah lengah atas apa yang kita lakukan Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat_2.186

Nyanyian Juang (3) 'Muslim Nusantara'

Gambar
melanjutkan koleksi Kata-kata heroik... setelah sebelumnya Nyanyian Juan (1) dan Nyanyian Juang (2) kali ini dari negeriku sendiri INDONESIA, kutipan dari para mujahid meski tidak semua dari medan peperangan... semoga mereka juga dapatkan gelar syuhada semoga menginspirasi... "Setinggi-tinggi ILMU, semurni-murni TAUHID, sepintar-pintar SIASAT" (Haji Oemar Said Tjokroaminoto_pendiri SI, 1882-1934) "Kelak anak-anak kita akan TERSEBAR bukan saja di seluruh indonesia, kemungkinan juga di seluruh DUNIA" (KH Ahmad Dahlan_pendiri Muhammadiyah)

Shalat berjama'ah ..!

Gambar
  Takbir Kemenangan, Takbir Kemerdekaan... DIRGAHAYU RI, selamat hari raya Idul Fitri 1433 H. Indonesia 1_syawal 1433_H. pelabuhan sunda kelapa "Wahai Rasulullah SAW, apakah saya juga diwajibkan (shalat berjama'ah) kendati saya tidak bisa melihat?" tanya Ibnu Ummi Maktum. Rasul menjawab, "Apakah kamu mendengar seruan azan?"

Ketaladanan Ibrahim dan Ismail

Gambar
IBRAHIM Tentang KeImanannya... "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam"(Ibrahim) Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati." Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu ?" Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap"

Masa lalu

Gambar
Masa lalu akan selalu ada, namun keberadaanya bukan untuk sekedar disesali. Mungkin, ia adalah sebuah kenangan manis yang suatu waktu nanti tak sengaja terlupakan. sebuah catatan, akan selalu mampu menghadirkan kenangan-kenangan itu... karna masa lalu lah yang memberitahumu, bahwa kamu pernah ada... Berlelah-lelahlah, manisnya hidupakan terasa setelah lelah berjuang... Air menjadi rusak karena diam tertahan... Jika mengalirmenjadi jernih, jika tidak akan keruh menggenang... _Rifdah Izzatunnisa_ http://dimulaidari0.blogspot.com/ 1993-2012
Gambar
Oh, Pahlawan Negeriku Oleh Anis Matta “ Di masa pembangunan ini “, kata Chairil Anwar mengenang Diponegoro, “ Tuan hidup kembali. Dan bara kagum menjadi api “. Kita selalu berkata jujur kepada nurani kita ketika kita melewati persimpangan jalan sejarah yang curam. Saat itu kita merindukan pahlawan . Seperti Chairil Anwar tahun itu, 1943, yang merindukan Diponegoro. Seperti juga kita saat ini. Saat ini benar kita merindukan pahlawan itu. Karena krisis demi krisis telah merobohkan satu per satu sendi bangunan negeri kita. Negeri ini hampir seperti kapal pecah yang tak jemu-jemu dihantam gunungan ombak. Di tengah badai ini kita merindukan pahlawan itu. Pahlawan yang, kata Sapardi, “ telah berjanji kepada sejarah untuk pantang menyerah “. Pahlawan yang, kata Chairil Anwar, “ berselempang semangat yang tak bisa mati. ” Pahlawan yang akan membacakan “Pernyataan” Mansur Samin: Demi amanat dan beban rakyat Kami nyatakan ke seluruh dunia Telah bangkit di tanah air Sebuah aksi perlawan...

lirik

Gambar
10 tahun terakhir … 4 kali nahkota bahtera negeri ini berganti 10 tahun terakhir… pemegang amanat semakin tidak bisa dipercaya , mereka semakin rakus merampas hak-hak rakyat jelata 10 tahun terakhir… malapetaka selalu menghantam negeri ini ( tsunami, banjir, longsor dan bermacam penyakit silih berganti ) merontokkan anak anak negeri 10 tahun terakhir… orang-orang lapar dan orang -orang menganggur semakin tidak tehitung jumlahnya 10 tahun terakhir… kemaksiatan dan tindak kejahatan sangat sulit dihentikan, rasa malu dan rasa peduli terasa semakin menjauh Adakah harapan dan asa di negeri ini? Mungkinkah Allah berkenan untuk mencurahkan berkah dan rahmatNya? Apakah kita berhak untuk berkuasa dan memimpin negeri ini? Pantaskah kita melayani orang-orang yang bosan dengan janji-janji para PENIPU? Ingatlah saudaraku, Arah dan tujuan kita jangan berubah! Langkah harus semakin tegap! karena perubahan adalah kepastian! Bangkitkan semangat dan rebut setiap peluang! jangan sibuk dengan hal...