Senin, 12 November 2012

Bai’atul aqobah kedua


Simaklah cerita yang dikisahkan langsung oleh ka’ab bin malik, serta beberapa orang lainya yang menjadi saksi dan turut mengambil peran dalam pembaiatan ini.

Kami keluar untuk melaksanakan manasik haji, dan kami berjanji kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasalam untuk betemu di Aqobah pada pertengahan hari-hari tasyriq, di malam hari. Ketika itu Abdullah bin Amru bin Haram ikut bersama kami. Dia salah seorang pemimpin kami. Kami merahasiakan urusan kami kepada orang-orang musrik yang ikut bersama kami.

Kami berbicara kepada Abdullah bin Amru, “wahai abu jabir, anda adalah salah seorang dari pemimpin kami, kami tidak menginginkan Anda tetap berada dalam keadaan sekarang ini sehingga Anda menjadi bahan bakar neraka kelak.”

Minggu, 11 November 2012

Mimbar


oleh : Taufik Ismail

Dari mimbar ini telah dibicarakan
Pikiran-pikiran dunia
Suara-suara kebebasan
Tanpa ketakutan

Dari mimbar ini diputar lagi
Sejarah kemanusiaan
Pengembangan teknologi
Tanpa ketakutan

Jumat, 09 November 2012

Fajar (1)

Foto : Imam_subuh, 29 juni 2012_beberapa meter sebelum pucak (>3300mdpl) Gunung Semeru_Jawa Timur.

Allahu Akbar, Allahu Akbar... 2x

Gemuruh takbir bersahutan menembus keheningan, mangagungkan kebesaran sang pencipta, membangunkan siapa saja yang besungguh-sungguh memperoleh karunia dari Tuhannya. Sayangnya sebagian yang lain justru menarik bantal selimutnya menutup rapat kedua telinganya agar tak terusik kenikmatan sesaatnya yang dibalut sejuknya pagi.

Kamis, 08 November 2012

Bersama Allah



Apakah kamu pikir kita hanya berdua..? tanya Muhammad Rasulullah kepada abu Bakar. Sesungguhnya Allah bersama kita sambung nya menghibur sang sahabat


ya...
karena Allah memang tak pernah menjauh dari kita
karena Allah tak pernah lengah atas apa yang kita lakukan

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat_2.186

Rabu, 07 November 2012

Nyanyian Juang (3) 'Muslim Nusantara'



melanjutkan koleksi Kata-kata heroik... setelah sebelumnya Nyanyian Juan (1) dan Nyanyian Juang (2)
kali ini dari negeriku sendiri INDONESIA, kutipan dari para mujahid meski tidak semua dari medan peperangan... semoga mereka juga dapatkan gelar syuhada
semoga menginspirasi...


"Setinggi-tinggi ILMU, semurni-murni TAUHID, sepintar-pintar SIASAT"
(Haji Oemar Said Tjokroaminoto_pendiri SI, 1882-1934)


"Kelak anak-anak kita akan TERSEBAR bukan saja di seluruh indonesia, kemungkinan juga di seluruh DUNIA"
(KH Ahmad Dahlan_pendiri Muhammadiyah)

Umi


"Ya Allah, Ampuni dosaku, dan dosa kedua orang tuaku... sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil...
Ya Allah, yang maha menyembuhkan... tiada kesembuhan selain kesembuhan dari mu.... sembuhkan lah penyakit umi.."


terisak kupanjatkan doa di subuh itu...
terbesit ingatan tentang ibu yang terbaring dirumah...
isyarat yang tidak biasa, menggetarkan hati membawa gelisah...

Aku ingin pulang..!

Ya Allah...
engkau benar-benar mengabulkan do'a tulusku subuh itu...

cepat sekali...
sebelum sempat hari berganti...
terlalu cepat bahkan...
sebelum sempat kutatap kembali wajah terakhirnya.

sebelum sempat semua anak-anaknya berkumpul sebagai mana biasa kita lakukkan di rumah kecil kita.

Selasa, 06 November 2012

Menjemput Fajar


Allahuakbarr… begitulah sewajarnya seorang muslim merayakan kemenangannya.
Sesaat kakiku terhenti sembari kuteriakkan takbir agungkan kebesaran Ilahi, menatap takjub dataran tertinggi. "Mahameru, atap pulau jawa, puncak para dewa" Begitulah disebut dataran dimana aku kini berpijak, Mengukuhkan kebanggaan seorang insan yang di beri kuasa menundukkan alam. Kebanggaan yang tak perlu dilebihkan karena demikianlah takdir Tuhan untuk kita. Maka dengannya para manusia dibebankan tugas yang berbeda.
Hembusan dingin kuat menyapu pasir semeru. Lagi, dataran ini menampakkan ketangguhannya, menguji ketahanan setiap pendaki. Di sini kau mungkin dapat bertahan untuk tidak terbawa hembusan anginnya, tetapi dingin akan tetap menusuk kulitmu menembus setiap helai kain yang engkau kenakan. Matahari mulai naik membawa harapan kehangatan yang tak kunjung tiba. Dinginnya terlalu pekat. Dan aku masih tersungkur, menikmati sujudku, mengucap syukur atas kesempatan yang Ia beri.

Senin, 05 November 2012

Shalat berjama'ah ..!

 Takbir Kemenangan, Takbir Kemerdekaan... DIRGAHAYU RI, selamat hari raya Idul Fitri 1433 H. Indonesia 1_syawal 1433_H. pelabuhan sunda kelapa

"Wahai Rasulullah SAW, apakah saya juga diwajibkan (shalat berjama'ah) kendati saya tidak bisa melihat?" tanya Ibnu Ummi Maktum. Rasul menjawab, "Apakah kamu mendengar seruan azan?"
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...