Selasa, 21 Desember 2010

Semangat Menuntut Ilmu



Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)


Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).
Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)
Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

SAHABAT Qu yakinlah...!ni jalan Qta menuju Syurganya
SEMANGAT..!
terus brsabar untuk tetap Berjuang...!

Kamis, 16 Desember 2010

buat kalender 2011

Minggu, 12 Desember 2010

fisika45

rang-orang Yang Dilindungi Allah SWT


Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda : ”Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya.
Mereka adalah
pemimpin yang adil,
anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla,
seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan masjid,
dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah,
seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: “Sungguh aku takut kepada Allah”,
seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya,
dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata”.
(H.R.Bukhary – Muslim)

OR KAMMI izzudin alqaassam

Sabtu, 17 Juli 2010

Berobat Cukup Bayar Rp1.000 dan Membawa Sampah

Kamis, 8 Juli 2010 12:20 WIB

Metrotvnews.com, Malang: Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan yang mencekik warga, harapan baru muncul dari Kota Malang, Jawa Timur. Di Kota Apel itu kini berdiri Klinik Mawar Husada binaan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Klinik itu melayani warga yang berobat hanya dengan membayar Rp1.000 dan menyetor sampah rumah tangga.

Di Klinik Mawar Husada, setiap warga yang hendak berobat, hanya diwajibkan melakukan registrasi anggota dan membayar iuran Rp1.000 per-kepala keluarga. Mereka juga diminta kesediaannya untuk mengumpulkan sampah, baik organik maupun non-organik.

Keberadaan klinik itu disambut baik warga sekitar. Warga yang sakit pun berdatangan diantar keluarga. Mereka di antaranya sambil membawa botol-botol bekas air mineral. Ada juga yang membawa tumpukan koran bekas.

Barang bekas tak berguna, yang bagi warga merupakan sampah itu, lalu disetorkan di klinik berukuran 3 X 3 meter persegi. Botol dan koran bekas itu dijadikan alat bayar warga untuk berobat.

Klinik Mawar Husada merupakan salah satu program percontohan Jaminan Sehat Mandiri (Jasri) Fakultas Kedokteran Unbraw Malang. Menurut Doffi, mahasiswa Kedokteran Unbraw, klinik itu memang didirikan untuk meringankan beban masyarakat yang hendak berobat tapi terkendala biaya. Selain itu sebagai program kebersihan.


http://www.metrotvnews.com/mobile-site/video-detail.php?read=108692&tgl=2010-07-08

Sabtu, 19 Juni 2010

LASKAR Pemuda 47


http://salamartmedia.blogspot.com/

Kamis, 03 Juni 2010

Mengkristalkan Budaya Pengetahuan untuk Kecemerlangan Indonesiaku


“Negeri berjuta potensi” mungkin inilah sebutan yang paling menarik untuk negeri ditengah untaian katulistiwa ini. Sumber dayanya yang begitu berlimpah, Budayanya yang amat beragam, keindahan alam yang memesona, coba kita lihat keanekaragaman hayatinya “Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, yang berupa sumber daya alam yang berlimpah baik di daratan maupun perairan, lebih dari 25.000 jenis (spesies) tumbuhan berbunga dan berbiji terdapat di hutan alam yang tersebar di Indonesia. Negara Indonesia yang juga menduduki peringkat kedua Dunia dalam hal keanekaragaman hayati, mempunyai peluang sekaligus tantangan tersendiri untuk mengembangkan ekowisata secara serius. Belum lagi kekayaan di bawah laut, dimana dua pertiga wilayah Indonesia yang berupa perairan memiliki kurang lebih 17.508 pulau dan berjuta-juta hektar taman laut.” (kabarindonesia.com) keaneka ragaman itu merupakan Sumberdaya yang terbarukan dan takkan pernah habis jika dijaga dan dikelola. Maka jika ada bertanya tentang negeri nan indah ini rakyatnya dengan bangga berkata “Inilah negeri yang berpotensi menjadi Negara kaya, besar, maju, bahkan berkuasa.” Karena memeng syarat-syarat berdirinya sebuah bangsa yang besar sesungguhnya sudah lama tertanam disini. Meski akhirnya harus kita akui bahwa semua itu hanya potensi yang tak akan pernah berguna jika tidak termanfaatkan dengan optimal. Maka aku lebih senang berkata “inilah Indonesiaku negeri besar yang masih kecil, negeri kaya yang belum sejahtera, negeri kuat yang tak pernah ditakuti”

Pengalaman sejarah yang menawan, kekayaan alam yang melimpah, wilayak geografis yang sempurna, potensi manusia yang luar biasa merupakan sebagian bukti akan Istimewanya negeri ini. Meski semuanya itu merupakan syarat-syarat kejayaan bagi sebuah bangsa, Namun satu lagi syaratnya adalah budaya ilmu dan pengetahuan. Boleh jadi inilah yang menjadi pengahambat bangsa ini dalam membagun kecemerlangannya. Karena tanpa ini sejarah hanyalah kisah yang tak pernah menjadi pambelajaran. Tanpa pengetahuan, Kekayaan alam tak akan mampu dikelola dengan baik sehingga menimbulkan kesenjangan social yang tak diterima oleh logika. Tanpa pemahaman wialyah geografis yang strategis pun tak terberdaya. Dan tanpa ilmu manusia tak lebih dimuliakan dibanding makhluk lainya. Maka salah satu syarat lagi yang harus kita penuhi adalah budaya pengetahuan dan mencari Ilmu.

Membangun dan mengembangkan ilmu merupakan salah satu bentuk nyata dalam megoptimalkan potensi negeri ini. Maka bukan dengan kekuasaan militer kerajaan fir’aun abadi pesonanya, namun ada pondsasi ilmu yang menopang kuat negerinya. Bukan kekuatan militer yang membuat negeri jepang kini bangkit tetapi topangan ilmu pengtahuan yang mebuatnya meguasai teknologi. Bukan hanya kekuatan militer yang membuat peradaban islam dahulu didisegani tetapi penguasaan ilmu dan teknologilah yang membuat mereka juga dihormati bahkan dikagumi.

Untuk mengembangkan pengtahuan, ilmu-ilmu dasarlah yang akhirnya menjadi penopang atas berkembangnya ilmu-ilmu terapan. Maka Presiden Cina Jiang Zemin ketika diwawancarai majalah Science tahun 2000 menekankan, tidak akan ada bom atau reaktor nuklir jika tidak ada teori kuantum (ilmu fisika). Dan teknologi rontgen pun berkembang setelah penemuan sinar-x, yang kemudian teknologi rontgen akhirnya banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran yang juga merupakan terapan dari ilmu biologi. Sedangkan ilmu fisika terus dikembangkan dengan matematika sebagai tumpuan utamanya. begitulah ilmu-ilmu dasar menjadi tumpuan utama dalam pengmbangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini kimia, fisika, biologi, matematika, statistika, Astronomi, geometeorologi, merupakan sebagian ilmu dasar yang memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Maka dapat kita lihat bagaimana kesemua cabang ilmu ini berkembang dengan baik di Negara-negara maju. Namun sesuatu yang menyedihkan, hal itu tidak terjadi di negeri ini.

Ilmu terapan yang terus dikembangkan tanpa memperkuat ilmu dasar tidak akan terbangun menjadi suatu kerangka pengetahuan yang kokoh. Maka inilah yang menyebabkan perkembangannya menjadi lambat. Namun ilmu dasar pun tak banyak berguna jika tidak didukung oleh pengembangan ilmu terapan. Maka dari teori kuantumlah lahir teknologi-teknologi yang menakjubkan mulai dari elektronika hingga nuklir yang sangat bermanfaat jika digunakan untuk pengembangan potensi negeri ini. Maka berkat teori optiklah berbagai teknologi kamera dikembangkan yang kini dipadukan dengan elektronika dengan teori kuantumnya menciptakan kamera digital. Sedang perkembangan elektronika pun kini menuju digital yang perkembangannya didasari atas ilmu Algoritma dan pemrograman yang juga merupakan bagian dari ilmu dasar. Maka sesunggunya ilmu dasarlah yang menjadi katalis bagi perkembangan semua cabang ilmu yang ada.

Untuk itu jika aku ditanya bagaimana menjadikan Indonesia yang besar dan istimewa, kaya dan sejahtera sejahtera, kuat dan ditakuti. Aku akan mejawab “dengan mengkristalkan budaya pengetahuan”. Pengkristakan adalah upaya memadatkan suatu zat hingga fase terkuat ketika ia akan sulit untuk dikembalikan fase sebelumnya meski ada cara untuk itu. Meski tak hanya dengan ini, namun inilah syarat mutlaknya yang harus aku wujudkan.
Ahmad Yasin_BMM KAMMI Izzal
http://kammiipb.blogspot.com

Senin, 24 Mei 2010

Hadiah untuk Mereka


“Barang siapa belajar Al-Qur’an, mengajarkan dan mengamalkannya, kelak akan dikenakan padanya mahkota yang bercahaya di hari kiamat.Sinarnya menyamai terang matahari dan kedua orang tuanya pun diberi duapakaian yang tidakdapat dibandingi dengang emerlap dunia. Mereka berdua kemudian bertanya keheranan: “Karena amalan apakah kami berduaberhakdiberi pakaian ini? lalu dikatakan: “Karena buah hati kalian telah belajar, mengajar dan mengamalkan Al-Qur’an” (HR. Al-Hakim)

Senin, 26 April 2010

Fenomena Tanpa Batas dalam Pengamatan yang Terbatas


“Dialah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa kemudian dia bersemayam diatas arsy, dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari padanya dan apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya. Dia bersamamu dimanapun kamu berada. Dan Allah maha melihat atas apa yang kamu kerjakan ” (Alhadid:4)

Maha suci Allah yang telah menciptakan Alam ini dengan keteraturan yang luar biasa untuk kita (manusia). Dan diberikannya kepada kita akal sebagai bagian dari keteraturan itu sendiri. maka dengannya kita diperintahkan untuk membaca tanda-tanda kekuasaan Allah.

Lompatan-lompatan ilmu pengtahuan abad duapuluh melukiskan kemajuan yang pesat dalam sejarah peradaban manusia. Dan kini kita melihat tatanan dunia yang luar biasa dalam pengelolaan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia terus berkarya dengan kecerdasan yang diberikan Allah sebagai pemuliaan terhadap manusia yang dipercayanya untuk mengelola bumi ini. Dengan bekal akal (kecerdasan) inilah yang kita sampai pada peradaban ilmu yang belum pernah terbayang dalam benak manusia beberapa waktu silam.

Namun Alam ini terlalu luas jika hanya kita jelajahi dengan logika keilmuan kita yang terbatas. Bahkan Ia pun telah membatasi semua kemampuan indera yang kita miliki. Lihatlah pendengaran kita yang hanya mampu menangkap suara dalam frekwensi yang tertentu. Mata kita dengan cahaya tampaknya yang mampu dibaca. dan seterusnya, demi keseimbangan atas kesempurnaan semua ciptaannya kitapun lahir dengan segala keterbatasan.

Sayang kebanyakan manusia yang tidak menyadarinya, mereka terlalu berbangga dengan feomena tampak yang dikuasai keilmuannya. Padahal fenomena tersebut tampak kerena indera kita mampu menangkapnya. Dan ilmu pengtahuan yang kita pelajari telah mengungkapkan sejauh mana keterbatasan indera yang kita miliki, lalu mereka berusaha menguranginya dengan alat-alat yang mereka ciptakan. namun sadarkah alat yang diciptakan dengan keterbatasan, pastilah juga memiliki kemampuan yang terbatas.

Tapi, Allah menciptakan alam ini begitu luas dan batasannya belum mampu dirediksi oleh manusia apalagi dibacanya. Maka seringkali kita menganggap aneh fenomena-fenomena diluar kewajaran logika. Disinilah kita sering lupa akan keterbatasan kita. Kita boleh terus berusaha mengungkapkan ketidakwajaran itu dengan logika kita, lalu membuktikannya dengan rangkaian uji coba. Namun kita tidak pernah dapat menolak fenomena-fenomena tersebut.

Sekedar contoh mari sedikit membaca fenomena alam yang belakangan menyita perhatian manusia. Setidaknya terdapat dua fenomena yang mendasari perkembangan pengetahuan Fisika modern yang terus berkembang secara perlahan. Yang pertama fenomena kecepatan yang sangat tinggi (mendekati kecepatan cahaya) dengan teori dasarnya adalah postulant Einstein yang muncul akibat ketidaksesuaian beberapa fenomena yang teramati dalam laboratorium. Postulat ini sedikit mampu memecahkan solusi tentang relativitas waktu. Perubahan panjang dan lainnya. Teorinya sedikit membuka mata kita akan relatifitas waktu yang sering diungkapkan dalam AlQuran, beberapa fenomeanya belakangan dapat diamati. Namun teori inipun belum mutlak. Ia tetap menjadikan hokum mekanika klasik sebagai dasar pengembangannya dengan asumsi kecepatan cahaya konstan untuk semua pengamat yang bergerak maupun diam untuk mengembangkannya. Diluar belum dapat teramati (terbukti) secara menyeluruhnya (pasti) teori ini, Einstein membatasi kecepatan cahaya sebagai kecepatan tercepat, yang harus kita akui bahwa dimungkinkan akan ditemukan kecepatan diatas kecepatan itu. Maka inilah awal keterbatasan kita.

Yang berikutnya adaah fenomena kuantum yang mencoba meramalkan perilaku elektron. Berbeda dengan teori relativitas yang berusaha dijelaskan tanpa bertentangan dengan hukum mekanika klasik yang memang sudah tak terbantahkan, teori kuantum justru hanya bisa dijelaskan tanpa banyak memedulikan itu. Schrodinger merumuskan suatu persamaan yang belum bisa dihubungkan dengan teori klasik. Jika Einstein mengubah semua persamaan fisika untuk kecepatan tinggi dengan menganggap kecepatan cahaya yang konstan, Schrodinger justru mengubah semua persamaan fisika untuk elektron dengan sebuah persamaan yang ia sendiri kesulitan menjelaskan bagaimana persamaan tersebut dimunculkan. Maka postulatnya muncul dalam bentuk sebuah persamaan yang tidak mampu dijelaskan oleh hokum klasik namun selalu tepat dalam uji laboratorium. Berbeda dengan Einstein yang teorinya baru teramati dalam tataran laboratorium yang juga masih banyak dalam asumsi, postulat Schrodinger justru telah mendasari semua perangkat elektronika modern meski asal teorinya sulit dijelaskan.

Maka yang harus kita pahami, setiap kondisi memiliki ketetapannya masing-masing yang sulit untuk digeneralisasikan, sehingga akan ada batasan untuk setiap teori yang diungkapkan oleh manusia. Teori mekanika klasik terbatas pada benda makro berkecepatan rendah. Dahulu kita menganggap atom sebagai bagian terkecil yang tek mampu dipecah, namun sekarang kita sedang berusaha mengungkapkan fenomena elektron yang merupakan bagian dari atom itu sendiri. lalu apakah masalah akan selesai jika kita benar-benar telah menyelesaikan permasalahan elektron yang kini dibatasi oeh perinsip ketidakpastian Heisenberg..? lalu, bagaimana dengan fenomena lainnya setelah permasalahan fisikanya terpecahkan untuk masing-masing kondisi..?

yah.. ilmu kita memang terbatas, namun ia akan dapat terus berkembang dengan izin Allah. Tapi ketahuilah sejauh apapun kita melangkah nanti, ilmu yang kita miliki hanya seperti setetes air ditengah luasnnya samudera, jika dibandingkan dengan ilmu Allah yang begitu luas. “… dan dia maha mengetahui segala sesuatu” (Alhadid:3)

Sungguh… maha benar Allah atas segala firmannya

Sungguh… maha besar Allah atas semua ciptaannya

Sungguh… maha kuasa Allah atas semua kehendaknya

Sungguh… maha mengetahuinya Allah atas segala sesuatunya

Subhanallah… subhanallah….

Ahmad Yasin

Minggu, 21 Maret 2010

besar kuasanya

subhanallah....
selalu ada yang istimewa pada setiap ciptaannya



matanya sederhana tapi jangkauannya luarbiasa
hingga ia mampu peroleh informasi dengan menyeluruh
tentang lingkungan sekitarnya

hingga ia hampir selalu tepat dalam mengambil keputusan
tentang gerak yang akan dilakukannya
tentang arah perjalanan yang akan dilaluinya

keputusan yang tepat selalu berlandaskan pada pengetahuan yang menyeluruh atas masalahnya

Minggu, 07 Maret 2010

sendiri

Subhanallah

sendiri tak berarti tanpa konstribusi
sendiri tak berarti tanpa manfaat
sendiri tak berati tanpakarya

sungguh sendiri pulalah kita dilahirkan dan dimatikan
sungguh sendiri pulalah kita akan dihisab



apa yang dah kita lakukan untuk saudara Qta dalam kesendirian Qta...?

Rabu, 03 Maret 2010

berbagi

Subhananllah..!

lihatlah bagaimana mereka berbagi

berbagi untuk saling meringankan beban...
berbagi untuk saling membahagiakan...

berbagi...
karena mereka tak bisa sendiri..
karena mereka adalah saudara...

bukankah Qta (muslim) juga bersaudara...?

Selasa, 02 Maret 2010

waktunya mengamati


subhanallah....

lihatlah
bagaimana meraka bekerjasama....!

dengan penuh keikhlasan mereka bekerja...
untuk saling membantu,
saling meringankan beban...
bekerja tanpa keluh kesah...
bekarja tanpa rasa iri...
bekerja sampai tuntas...

sudahkah kita sebaik itu dalam setiap pekerjaan kita...??

Sabtu, 27 Februari 2010

Ketika Harus Berbagi



Perumpamaan kaum muslimin yang saling kasih mengasihi dan cinta mencintai antara satu sama lain ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota berasa sakit maka seluruh tubuh akan turut berasa sakit dan tidak dapat tidur.” (HR Bukhari)

Sudah menjadi sunnatullah manusia hidup di dunia saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Maka dibutuhkan suatu sinergi yang baik untuk setiap usaha yang kita lakukan, karena kemampuan yang kita miliki selalu terbatas. Maka disinilah rasa persaudaraan memainkan peran yang besar dalam membangun suatu sinergi yang luar biasa. Demikian juga dalam kehidupan berbangsa, sinergisasi antar banga dibutuhkan dalam mengukuhkan peranannya pada pentas Internasional. Maka dukungan sekutulah yang membuat Amerika begitu kuat saat ini. Maka dukungan yang besar jugalah yang menjadikan mujahudin Afganistan terus bertahan, kemudian menundukkan Uni Sofyet. Dan sinergi antar bangsa jugalah yang telah melahirkan Negeri ini di pnghujung Perang Dunia II, maka lihatlah bagaimana dukungan itu terbangun pada masanya.

17 agustus 1945, Soekarno-Hatta yang mengatasnamakan seluruh rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan bangsanya kehadapan dunia. Sebuah tantangan baru untuk mambangun bangsa yang mandiri dan bermartabat kini harus dihadapi bersama. Karenanya, proklamasi sesungguhnya hanyalah awal dari proses panjang untuk mengukuhkan kemerdekaan. Permasalahan yang selanjutnya dihadapi adalah pengakuan internasiaonal atas berdirinya Negara baru yang mengaku sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Besarnya tantangan itu tampak pada tatanan dunia kala itu yang diatur dalam pada Piagam PBB, 24 Oktober 1945. Terjadi sebuah benturan antara cita-cita Bangsa dengan peraturan Internasional yang sama sekali tidak mengacu (mendukung) pada penentuan nasib sendiri sebagaimana proklamasi yang dilakukan bangsa Indonesia. Maka petanyaan yang akan dihadapi adalah “apakah Anda boleh menyatakan kemerdekaannya sendiri?”. Dan inilah yang manjadikan bangsa ini cenderung terpojokkan jika tidak mendapatkan dukungan yang besar di dunia internasional.

Terlepas dari perjuangan diplomasi bangsa Indonesia yang luar biasa, dibuktikan dengan diperolehnya kedaulatan penuh atas bangsa ini, setelah dilakukannya proses diplomasi yang panjang. Juga dahsyatnya semangat perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaannya. Namun yang juga penting adalah peran saudara-saudara kita dalam membantu mengukuhkan kedaulatan negeri mayoritas muslim ini. maka negara pertama kali yang berani mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir 1949, yang kemudian disusul oleh negara-negara Timur tengah lainnya. Namun, gerakan ikhwanul muslimin adalah gerakan yang pertama kali memberikan support bagi kemerdekaan Indonesia. Inilah yang selanjutnya menjadi modal besar untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. sehingga Indonesia dapat berdiri sejajar dengan Belanda dalam segala macam perundingan di lembaga internasional. Hingga Akhirnya pada Konfrensi Meja Bundar (KMB) pada 1950, Belanda harus mengakui kemerdekaan Indonesia meski hanya sebatas negara federal dan bukan negara kesatuan.
Tidak berhenti sampai disitu, dukungan ternyata terus mengali dari muslim internasional sebagaiman dikisahkan dari buku “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat perkumpulan Kemerdekaan Indonesia, M. Zein Hassan Lc.
pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk ‘Panitia Pembela Indonesia ‘. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia di dalam sidang lembaga tersebut. Di jalan-jalan terjadi demonstrasi-demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya, demonstrasi anti Belanda-Inggris oleh dunia islam merebak. Sholat ghaib dilakukan masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dalam pertempuran Surabaya. Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal “Volendam” milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said. Wartawan ‘Al-Balagh’ pada 10/8/47 melaporkan:“Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejurusan lain.”

Bahkan sebelum bangsa ini memproklamasikan kemerdekaannya “.., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, bahkan harian “Al-Ahram” yang terkenal telitinya juga menyiarkan.” Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi “Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia” dan memberi dukungan penuh. Dari sumber yang sama diceritakan seorang Palestina sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia ..”

Kisah tersebut hanyalah sedikit dari dukungan dunia Islam untuk negeri ini. Peristiwa tsunami di Aceh beberapa tahun yang lalu juga memberikan kisah tersendiri tentang persaudaran kita. Kini meski belum dapat tumbuh sempurna, Indonesia telah mulai menjadi negara yang madiri. Dan negeri-negeri muslim lain saat ini membutuhkan dukungan dari saudaranya. Palestina yang dahulu mendukung penuh kemerdekaan kita kini tengah memperjuangkan kemerdekaan negaranya sendiri. Saudara kita di berbagai belahan bumi lainnya tengah memperjuangkan hak-hak atas keislamannya (hak beragama). Muslim Thailand yang terus di balut konflik dengan pemeritahnya. Iran yang terus dikucilkan karena kevokalannya. Muslim turki yang mulai bangkit atas sekulerisme yang merusak negaranya. Dan berjuta saudara kita yang terus berjuang mempertahankan hidup di negerinya, bahkan di negeri ini.

Mereka memang harus ikhlas dalam memberi, tapi ini adalah cara kita untuk berterima kasih. Mereka memang tidak pernah mengemis untuk sebuah pertolongan, tapi ini adalah bukti persaudaraan kita. Maka tidaklah salah jika kita sedikit terus bersimpati dan membantu segala perjuangan mereka. Kerena, sesungguhnya mereka membutuhkan dukungan dari saudranya di negeri berpenduduk muslim terbersar ini. Maka tidaklah salah jika kita terkadang harus meneriakan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan terhadap dunia islam. karena dahulupun, saudara-saudara kita meneriakan penolakan atas usaha belanda mengukuhkan kembali kedudukannya disini. Maka tidaklah salah jika KAMMI IPB membentuk Badan for Palestine dalam struktur kepengurusannya. Karena, dahulupun Hasan Albana membentuk organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan negeri ini di negaranya. Juga tidak perlu dipermasalahkan jika kita akan menggelar acara besar guna penggalngan dana atas saudara kita yang membutuhkan.
http://soulofsaveourpalestine.blogspot.com

Ahmad Yasin

Senin, 25 Januari 2010

SOUL OF SAVE OUR PALESTINE JILID II

FROM BOGOR TO GAZA TO SAVE THE CROWN GLORY OF ISLAM

Minggu 7 maret 2010

@ Auditorium Andi Hakim Nasoetion(rektorat), Kampus IPB dramaga, Bogor

Pukul 08.00-15.30

MC : Azzam


BEDAH BERITA “MENGUAK PENJAJAHAN ISLAM SEBUAH RENCANA BESAR MUSUH-MUSUH ISLAM”

Oleh Herry Nurdy (Pemred majalah Islam Sabili)

moderator : Eko susanto (ketua BP KAMMDA Bogor)


SEMINAR NASIONAL “MENYELAMATKAN MAHKOTA KEMULIAAN ISLAM”

Moderator : II. Jose Rizal (Presidium Mer-C)*


Peran Indonesia Dalam Perdamaian Palestna

Martin Natalegawa* (Menteri luar Negeri)


Palestina di mata Akademisi

Dr. Hasym DEA (dosen FMIPA IPB)


Palestina Israel, Mungkinkah Berdamai?

Zainul Bahar Noor* (Duta besar Indonesia untuk Palestina)


Peranan dan potensi besar pemuda dan mahasiswa Indonesia melawan konspirasi global

Rizalul Imam (Ketua KAMMI pusat)


PALESTINA COMPETITION

POSTER, ESSAY, CIPTA LAGU AKUSTIK

Kirimkan karyamu ke: soulpalestine46@yahoo.co.id



MUNASHARAH


Nasyid :

· the roots Of madinah

· Izzatul Islam

Orasi Palestina Ust Muqoddam (Ketua Harian KNRP)



HTM :

· Mahasiswa Rp10.000,-

· Umum Rp15.000,-

Fasilitas

· Seminar

· Snack



Info lebih lanjut:

www.soulofsaveourpalestine.blogspot.com

email: soulpalestine46@yahoo.co.id

Contact Person

Huda(085693111500), vida(085731576589)

Lomba: Doni (085714177868), Rodiah Rumata (085715417642),


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...