Postingan

Menampilkan postingan dengan label senandung perjuangan

Nyanyian Juang (4) dari Indonesia untuk Palestina

Gambar
“Kita tidak boleh hanya bicara. Kalau bisa kita ikut sumbangkan darah kita,”  “Saya hari ini dengan uang pribadi saya, saya komit membantu 1 miliar,” Prabowo Subianto (Calon Presiden RI).. Munashoroh Palestina, Bundaran HI (Indonesia), Jumat 11/7/2014 "Kita yakin Palestina bisa merdeka. Kita harapkan dukungan dunia agar Palestina mendapatkan haknya untuk merdeka," Abu Rizal Bakrie Munashoroh Palestina, Bundaran HI (Indonesia), Jumat 11/7/2014

Tuntaskan Kemenangan

Gambar
Siapa yang mengira, mereka yang dahulu terasing di masjid-masjid kini tampil elegan ditengah masyarakat. Mereka dihormati, dipercaya, bahkan disegani. Sungguh sekenario Allah memang unik. Ah, kenapa harus ragu, bukankah dahulu ada seorang anak gembala yang menjadi tokoh dunia. Bukankah Allah telah tunjukkan bagaimana sang yatim piatu itu mampu memimpin Negara. Bukankah Allah sudah tunjukkan bagaimana orang-orang yang di usir itu kembali ke kampung halamannya tanpa rasa takut. Bukankah Allah telah tunjukkan bagaimana orang yang menyaksikan saudara-saudaranya dibunuh itu menatap tajam musuh-musuhnya yang memohon pengampunan di hadapanya. Kau pasti tak lupa bagaimana Muhammad SAW membawakan risalah kenabiannya. Sungguh begitu mudah Dia membolak-balikkan takdirnya.

Biar Allah yang Selesaikan Masalahnya

Gambar
"Abis dianya mikirin orang mulu sih, kapaaan mikirin diri sendirinyee... semua mua di kerjain" mungkin sudah beberapa kali kudengar kata-kata itu ditunjukkan untuk dan oleh orang yang sama. "Masalahnye bukan ape-ape, dia kan juga punya urusan tu..." Ada rasa iba dalam ucapan terakhirnya. mungkin aku atau kau bisa saja dengan mudah mengatakan 'Biar Allah yang selesain urusan dia...' sedikit menghibur memang, tapi apakah itu mengobati keresahan seorang ibu atas anaknya yang ia tahu kesulitan-kesulitannya.

Da Conspiracao _kutipan2

"Kami hanya punya satu pilihan, yaitu berperang, atau mati membaa tanah warisan. Sedang kami mengerti, berunding itu berarti menyerahkan diri untuk dikirim ke bui." Mari Langa #prolog (Afifah Afra _da conspiracao) Pengasingan bagi mereka adalah puncak reaksi lawan atas apa-apa yang mereka hantamkan. Mereka sengaja memberontak. Tak seperti aku... detik-detik pengusiran terasa begitu telak menghantam jiwa #episode Rangga (Afifah Afra _da conspiracao)  Karena semakin sering engkau dalam bahaya, berarti posisimu semakin penting, tidakkah engkau menyadari hal itu..? #episode Tan Sun Nio (Afifah Afra _da conspiracao)

Hadirkan Cahaya

Gambar
Aku tertarik pada cahaya yang menjadi simbol dari segala bentuk kebaikan. Ilmu, agama, iman, petunjuk, harapan, kekuatan juga pesona. Tapi ia juga menyimpan misteri tentang sesuatu yang aku sendiri tak mengerti. Begitulah cahaya, ia terpancar memenuhi ruang menutupi kegelapan. Menembus celah-celah sempit, menerobos medium-medium yang diizinkan. Untuk terus bergerak memberikan energi bagi kehidupan. Hingga akhirnya melemah pada jangkauan yang tak mampu ia lewatkan. Seperti itulah sepantasnya kami bergerak, terus menyebar memenuhi pelosok negeri ini dengan harapan. Menyusupi setiap celah peluang yang kecil ataupun besar. Hingga menghapuskan keputusasaan. Karena di negeri ini masih banyak menyimpan sumber-sumber harapan. Seperti energi yang akan terus menghasilkan cahaya bagi kehidupan. Itulah cahaya, sesekali ia tak cukup sekedar melewati (menembus) medium rambatnya. Karena cahaya juga mampu melubangi, seperti peluru yang merobek baja yang menghalangi lajunya. Itulah cahaya, ia ...

maju PEMUDA

Gambar
Bukan tanpa perhitungan, tetapi mereka BERANI berRESIKO... Bukan tegesa-gesa, tetapi mereka ingin BERGERAK bukan DIAM... Maka PERCAYAkan mereka MERDEKA dalam KARYA pemBELAJARAN yang TULUS... TANPA tuntutan yang membawa keTERGANTUNGan, meMATIkan GLORA... biarkan ia terJATUH saat berLARI agar mereka mengeTAHUi PERIHnya LUKA seSEKALI DATANGlah, berikan DUKUNGan dan peLURUSan Semoga kelak mereka dapat melompat LEBIH JAUH, LEBIH SEMPURNA... *Yasin'12

Mimbar

Gambar
oleh : Taufik Ismail Dari mimbar ini telah dibicarakan Pikiran-pikiran dunia Suara-suara kebebasan Tanpa ketakutan Dari mimbar ini diputar lagi Sejarah kemanusiaan Pengembangan teknologi Tanpa ketakutan

Nyanyian Juang (3) 'Muslim Nusantara'

Gambar
melanjutkan koleksi Kata-kata heroik... setelah sebelumnya Nyanyian Juan (1) dan Nyanyian Juang (2) kali ini dari negeriku sendiri INDONESIA, kutipan dari para mujahid meski tidak semua dari medan peperangan... semoga mereka juga dapatkan gelar syuhada semoga menginspirasi... "Setinggi-tinggi ILMU, semurni-murni TAUHID, sepintar-pintar SIASAT" (Haji Oemar Said Tjokroaminoto_pendiri SI, 1882-1934) "Kelak anak-anak kita akan TERSEBAR bukan saja di seluruh indonesia, kemungkinan juga di seluruh DUNIA" (KH Ahmad Dahlan_pendiri Muhammadiyah)

Iman

Gambar
Tentang Mu Seorang gadis itu berkata pada ibunya ketika diminta mengencerkan susunya (waktu itu pengnceran susu dilarang oleh Khalifah Umar): "wahai ibu jika pun umar tidak tahu, Tuhannya umar pasti mengetahuinya." krena takut seorang gembala berkata pd Amirulmuminin: "tuan, kalaupun pmilik kambing ni tidak tahu, dimana Allah?" Dengan hati-hati Setelah mengganti penerangan ruangnnya dngn penrangn miliknya (mematikan lilin yang berikan padanya untuk menjalankan Urusan Negara) umar bin khatab berkata: "itu adalah titipan kaum muslimin, aku hanya diperbolehkan menggunakannya untuk urusan mereka." subhanallah. .. Sebesar itukah keyakinan mereka akan kehadiran-Mu... pengawasan Mu... dan janji-Mu atas akhirat yang Abadi... bahkan ketika sebilah pedang dihunskan dihadapan Rasul-Mu, dengan tenang dan yakin ia berkata: "Allah yg melindungiku." hingga sang lawan bergatar tangannya melihat kekuatan iman sang nabi... itukah yang diperbua...

Nyanyian Juang (2)

Gambar
 sambungan dari Nyanyian Juang(1)  “Bagaimanapun, takdir bagaikan Angin bagi seorang pemanah. Kita selalu harus membidik dan melesatkannya pada saat yang tepat” (Shalahudin Al-Ayubi, Palestina) “Adapun urusanku adalah berjihad untuk kehormatan Agama Allah dan kaum muslimin. Dan kedzaliman sultan adalah urusannya dengan Allah” (Ibn Taimiyah, Damaskus) “Aku boleh Mati, tapi perjuangan untuk meraih kemerdekaan dan kebebasan melawan ketidakadilan dan keserakahan kaum imperialis, tidak boleh berhenti dan harus diteruskan!” (Omar Mukhtar, Libiya) Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar… Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Merdeka! (Bung Tomo, Surabaya-Indonesia)

Gelar #senandung perjuangan

Gambar
 Ia mungkin seorang raja yang adil. Hingga rakyatnya begitu menyegani. Dan namanya terus diperbincangkan, bahkan tercatat sejarah. Ia mungkin seorang ulama yang faqih. Hingga ilmunya sangat berarti. Dan manfaatnya tetap terasa bahkan bukunya tak henti dipelajari. Ia mungkin seorang dokter yang hebat. Hingga penyembuhannya seakan pasti. Dan sang penguasa tak segan berobat padanya. Ia mungkin seorang panglima yang tangguh. Hingga musuhnya gentar mendengar namanya. Dan setiap dataran menjadi saksi kecerdasannya brestrategi. Ia mungkin prajurit yang kuat. Hingga sulit dijatuhkan dalam misi-misi mematikan. Dan kematian seolah tak kuasa menemuinya saat ia siaga. Ia mungkin seorang ilmuan yang berwawasan. Hingga karya terus menginspirasi. Dan analisanya menembus batas logika kebanyakan pada masanya. Ia mungkin seorang pelajar yang berprestasi, Penulis yang menginspirasi, politikus yang cerdas namun bersih, pegawai yang disenagi, direktur yang hebat, wirausahaan yang berun...

Idelisme

Gambar
( Dikutip dari : Kredo Geraka KAMMI -Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ) Kami adalah orang-orang yang berpikir dan berkendak merdeka. Tidak ada satu orang pun yang bisa memaksa kami bertindak. Kami hanya bertindak atas dasar pemahaman, bukan taklid, serta atas dasar keikhlasan, bukan mencari pujian atau kedudukan. Kami adalah orang-orang pemberani. Hanyalah Allah yang kami takuti. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa menggentarkan hati kami, atau membuat kami tertunduk apalagi takluk kepadanya. Tiada yang kami takuti, kecuali ketakutan kepada-Nya. Kami adalah para petarung sejati. Atas nama al-haq kami bertempur, sampai tidak ada lagi fitnah di muka bumi ini. Kami bukan golongan orang yang melarikan diri dari medan pertempuran atau orang-orang yang enggan pergi berjihad. Kami akan memenangkan setiap pertarungan dengan menegakkan prinsip-prinsip Islam. Kami adalah penghitung risiko yang cermat, tetapi kami bukanlah orang-orang yang takut mengambil risiko. Sy...

Janji Ilahi

Gambar
Ini tentang cita tertinggi Sebuah mimpi pejuang rabbani Sehingga Umar sang amirulmukminin, tetap meminta syahid ‘ditanah nabi..’ Dan di Uhud, sang mus’ab tak pedulikan berita wafatnya nabi Pun Abu bakar rela temani mencekamnya perjalanan hijrah Maka kelak Engkau saksikan Mereka mencipta sebuah kejayaan di bumi Yang kata nabi, sebagai ‘berita gembira yang dipercepat’ Karena cita meraka belum terhenti Sebagai pejuang rabbani Mengorbankan semua, untuk ilahi Bengharap jannah-Nya sebagai janji yang pasti Maka simaklah janji-Nya… Tentang taman-taman hijau dan pesonanya… Buah buah yang dekat, nikmat, beraneka rasa… Mata air yang memberi kesegaran… Istana luas penuh keindahan… Perhiasan-perhiasan yang memesona… Bidadari-bidadari nan jelita… Penuh cinta lagi sebaya… Diatas dipan-dipan emas dan permata… Itulah janjinya tentang syurga… tentang kenikmatan yang tak tertandingi

Nyanyian Juang (1)

Gambar
Subhanallah... Simaklah celoteh para pemimpin mujahid ini, Kemudian... Saksikanlah...! Ketulusan niat mereka... Kekuatan iman mereka.. Kejelasan visi mereka.. kebulatan tekad mereka.. Kejernihan nurani mereka.. Untuk satu cita mulia, peroleh surga yang memesona, dengan gelar SYUHADA  “Ketahuilah wahai anakku semua uzur telah dihapuskan dengan firman-Nya ‘berangkatlah kamu dalam keadaan ringan maupun berat’” (Abu Ayyub Al-anshari, Madinah) “Ya Allah..! Ambil darahku hari ini sekehendak-Mu smapai Engkau ridha padaku” (Thalhah ibn Ubaidillah, Uhud) “Ya Allah, matikan aku sebagai syahid di tanah nabi-Mu” (Umar bin Khattab, Madinah) Oo.. indahnya Syurga betapa ia kian dekat. Harum semerbak, segar sejuk minumannya”   (Ja’far bin Abdulmuthalib, Mut’ah) “Semoga Allah merahmati Umar yang telah membebaskanku dari beban ini. … Kini aku adalah prajurit biasa. Aku bebas meraih cita-sitaku untuk syahid!”  (Khalid bin Walid, Yarmuk) “Dengan membakrnya kita ha...

lirik

Gambar
10 tahun terakhir … 4 kali nahkota bahtera negeri ini berganti 10 tahun terakhir… pemegang amanat semakin tidak bisa dipercaya , mereka semakin rakus merampas hak-hak rakyat jelata 10 tahun terakhir… malapetaka selalu menghantam negeri ini ( tsunami, banjir, longsor dan bermacam penyakit silih berganti ) merontokkan anak anak negeri 10 tahun terakhir… orang-orang lapar dan orang -orang menganggur semakin tidak tehitung jumlahnya 10 tahun terakhir… kemaksiatan dan tindak kejahatan sangat sulit dihentikan, rasa malu dan rasa peduli terasa semakin menjauh Adakah harapan dan asa di negeri ini? Mungkinkah Allah berkenan untuk mencurahkan berkah dan rahmatNya? Apakah kita berhak untuk berkuasa dan memimpin negeri ini? Pantaskah kita melayani orang-orang yang bosan dengan janji-janji para PENIPU? Ingatlah saudaraku, Arah dan tujuan kita jangan berubah! Langkah harus semakin tegap! karena perubahan adalah kepastian! Bangkitkan semangat dan rebut setiap peluang! jangan sibuk dengan hal...