Sabtu, 03 September 2011

Janji Ilahi

Ini tentang cita tertinggi
Sebuah mimpi pejuang rabbani
Sehingga Umar sang amirulmukminin, tetap meminta syahid ‘ditanah nabi..’
Dan di Uhud, sang mus’ab tak pedulikan berita wafatnya nabi
Pun Abu bakar rela temani mencekamnya perjalanan hijrah
Maka kelak Engkau saksikan Mereka mencipta sebuah kejayaan di bumi
Yang kata nabi, sebagai ‘berita gembira yang dipercepat’

Karena cita meraka belum terhenti
Sebagai pejuang rabbani
Mengorbankan semua, untuk ilahi
Bengharap jannah-Nya sebagai janji yang pasti

Maka simaklah janji-Nya…
Tentang taman-taman hijau dan pesonanya…
Buah buah yang dekat, nikmat, beraneka rasa…
Mata air yang memberi kesegaran…
Istana luas penuh keindahan…
Perhiasan-perhiasan yang memesona…
Bidadari-bidadari nan jelita…
Penuh cinta lagi sebaya…
Diatas dipan-dipan emas dan permata…

Itulah janjinya tentang syurga… tentang kenikmatan yang tak tertandingi



Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezki yang tertentu, Yaitu buah-buahan. dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan, Di dalam syurga-syurga yang penuh nikmat. Di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, Seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap. (Qs.As-shoffat(37):50)

Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,Mereka Itulah yang didekatkan kepada Allah. Berada dalam jannah kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian[1450] Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata, Seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, Dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir, Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, Laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang Telah mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, Akan tetapi mereka mendengar Ucapan salam. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), Dan naungan yang terbentang luas, Dan air yang tercurah, Dan buah-buahan yang banyak,Yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya. Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. Sesungguhnya kami menciptakan mereka (Bidadari-bidadari) dengan langsung[1451] Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu. Dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian. (Qs. Alwaqiah(56):10-40)
 [1450]  yang dimaksud adalah umat sebelum nabi Muhammad dan umat sesudah nabi Muhammad SAW.
[1451]  Maksudnya: tanpa melalui kelahiran dan langsung menjadi gadis.

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; Mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, Demikianlah. dan kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran)[1380], Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, Sebagai karunia dari Tuhanmu. yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar. (Qs.AdDukhan(44):51-57)
[1380]  Maksudnya, khawatir kehabisan atau khawatir sakit.

Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati. Dan dia memberi balasan kepada mereka Karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, Di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. Dan Diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca, (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang Telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya. Di dalam syurga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe. (yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabila. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. Mereka memakai Pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. Sesungguhnya Ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan). (QS.Al-insan(76):11-22)

Cukup…!
Satu lagi yang yang ingin kusampaikan.

Tentang para pejuang Rabbani.
yang tak pernah berhenti pada mimpi.
Tapi berjuang tuk tepati janji.
Mengabdi pada ilahi.
Menuju jannah Abadi

Kawan… Tunjuki aku jalannya, menuju surga yang dijanji…!


4 syawal 1432 H, 3 sept 2011 #yasin

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...