Rabu, 28 Desember 2011

Tantangan Alam dan Petunjuk Tuhan


    Penelusuran manusia terhadap fenomena kehidupan menjadi sesuatu yang tiada habis. Berkembangannya ilmu pengtehuan yang mendasari teknologi akan terus berlanjut, dan alam terus menampakkan fenomena barunya setiap kali suatu teorema hampir dipercayai utuh sebagai kebenaran.
Postulat relativitas Einstein dimunculkan ketika asumsi keberadaan ether tertolak oleh fakta alamiah. Eksperimen Michelson-Morley tidak mampu membuktikan apapun terkait ether yang diduga sebagai medium perambatan gelombang elektromagnetik. Dan Alam menampakkan kebenaran postulat Einstein kemudian, ketika perumusan matematika yang diajukannya tersebut kerap kali tepat memprediksi fenomena-fenomena yang dianggap aneh sebelumnya. Namun –sebagaimana diungkapkan para peneliti eropa (CERN) akhir september lalu, ketika postulat itu sukses meramalkan berbagai fenomena, alam justru menampakkan fenomena lain tentang keberadaan partikel yang bergerak melebihi kecepatan cahaya. Sehingga bahasa matematika yang diturunkan Einstein sebelumnya tidak akan mampu lagi memprediksikan gejala alam tersebut, sebagaimana ketidakcocokan Newton dalam meramalkan gejala relatifistik.
Kasus tersebut menunjukkan kepada kita tentang keterbatasan sebuah teori. Namun manusia yang dilebihkan akal oleh tuhannya pasti akan memberikan rumuskan barunya terkait penampakkan fenomena tersebut. Begitulah seterusnya dan batasannya tak akan pernah diprediksi oleh keterbatasan (manusia).

Jumat, 23 Desember 2011

Otimisme dan Tawakkal (Kenangan OSN-Pertamina 2011)


# Keinginan untuk mundur, tentu saja ada. Alasannya sedang ujian, agenda kepanitaan yang menghitung minggu, soal open yang tak terselesaikan, dll. Tapi Islam mengajarkan kita untuk ‘tidak pernah putus asa, apapun alasannya’ #

Selepas seleksi tahap semi final, kami –enam semi finalis- antara pantas atau tidak, dengan ragu terus berharap, semoga sebuah keajaiban datang sekali lagi. Ya, kami semua mengharapkan untuk bisa lolos ke tiga besar tingkat nasional di Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2011 (OSN-Pertamina 2011) itu, mengingat langkah yang kami sudah jauh, juga dukungan teman-teman yang luar biasa. Ditambah lagi kami semua membawa nama baik universitas dan provinsi masing-masing yang keduanya itu menjadi beban tersendiri saat kembali nanti.

Minggu, 04 Desember 2011

Seminar Nasional FIM 2011: Muslim Harus Kuasai Teknologi

 Bogor – Bertemakan “Dare to be a Muslim Hero : Rising an Islam Empire and Indonesia”, seminar nasional yang merupakan puncak dari Festival Imuan Muslim (FIM) Nasional 2011 dihadiri oleh lebih dari seratus mahasiswa dari bebrapa universitas di Indonesia. Hal ini tentu saja menunjukkan antusiasme mahasiswa terutama muslim untuk mengulang kembali fase-fase kejayaan masa lalu yang masih terkenang. Bertempat di Audit silva pertamina IPB, pada hari munggu 20 November 2011, seminar ini dihadiri oleh dua narasumber yakni bapak Arief Budi Witarto (salah satu peneliti terbaik LIPI) yang mewakili elemen praktisi, juga bapak M. Yamin (dosen IPB) dari elemen akademisi, para peserta dibawa dalam diskusi menarik tentang bagaimana mengembalikan nilai-nilai moral pada penerpan ilmu dan teknologi, sikap terhadap ilmu serta mengenang kembali bagaimana para ilmuan muslim dahulu membangun budaya ilmunya. Sebelumnya pembicara yang juga direncanakan hadir adalah Bapak Anis Matta (Wakil Ketua DPR RI) dari pemerintahan. Namun sangat disayangkan karena tidak dapat hadir pada waktu yang bersangkutan.

Nyanyian Juang (2)


 sambungan dari Nyanyian Juang(1) 

“Bagaimanapun, takdir bagaikan Angin bagi seorang pemanah. Kita selalu harus membidik dan melesatkannya pada saat yang tepat”
(Shalahudin Al-Ayubi, Palestina)

“Adapun urusanku adalah berjihad untuk kehormatan Agama Allah dan kaum muslimin. Dan kedzaliman sultan adalah urusannya dengan Allah”
(Ibn Taimiyah, Damaskus)

“Aku boleh Mati, tapi perjuangan untuk meraih kemerdekaan dan kebebasan melawan ketidakadilan dan keserakahan kaum imperialis, tidak boleh berhenti dan harus diteruskan!”
(Omar Mukhtar, Libiya)

Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar…
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Merdeka!
(Bung Tomo, Surabaya-Indonesia)

Sabtu, 03 Desember 2011

Gelar #senandung perjuangan



 Ia mungkin seorang raja yang adil. Hingga rakyatnya begitu menyegani. Dan namanya terus diperbincangkan, bahkan tercatat sejarah.
Ia mungkin seorang ulama yang faqih. Hingga ilmunya sangat berarti. Dan manfaatnya tetap terasa bahkan bukunya tak henti dipelajari.
Ia mungkin seorang dokter yang hebat. Hingga penyembuhannya seakan pasti. Dan sang penguasa tak segan berobat padanya.
Ia mungkin seorang panglima yang tangguh. Hingga musuhnya gentar mendengar namanya. Dan setiap dataran menjadi saksi kecerdasannya brestrategi.
Ia mungkin prajurit yang kuat. Hingga sulit dijatuhkan dalam misi-misi mematikan. Dan kematian seolah tak kuasa menemuinya saat ia siaga.
Ia mungkin seorang ilmuan yang berwawasan. Hingga karya terus menginspirasi. Dan analisanya menembus batas logika kebanyakan pada masanya.
Ia mungkin seorang pelajar yang berprestasi, Penulis yang menginspirasi, politikus yang cerdas namun bersih, pegawai yang disenagi, direktur yang hebat, wirausahaan yang beruntung, wakil rakyat yang peduli…

Jumat, 02 Desember 2011

Idelisme


(Dikutip dari : Kredo Geraka KAMMI-Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)

Kami adalah orang-orang yang berpikir dan berkendak merdeka. Tidak ada satu orang pun yang bisa memaksa kami bertindak. Kami hanya bertindak atas dasar pemahaman, bukan taklid, serta atas dasar keikhlasan, bukan mencari pujian atau kedudukan.

Kami adalah orang-orang pemberani. Hanyalah Allah yang kami takuti. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa menggentarkan hati kami, atau membuat kami tertunduk apalagi takluk kepadanya. Tiada yang kami takuti, kecuali ketakutan kepada-Nya.

Kami adalah para petarung sejati. Atas nama al-haq kami bertempur, sampai tidak ada lagi fitnah di muka bumi ini. Kami bukan golongan orang yang melarikan diri dari medan pertempuran atau orang-orang yang enggan pergi berjihad. Kami akan memenangkan setiap pertarungan dengan menegakkan prinsip-prinsip Islam.

Kami adalah penghitung risiko yang cermat, tetapi kami bukanlah orang-orang yang takut mengambil risiko. Syahid adalah kemuliaan dan cita-cita tertinggi kami. Kami adalah para perindu surga. Kami akan menyebarkan aromanya di dalam kehidupan keseharian kami kepada suasana lingkungan kami. Hari-hari kami senantiasa dihiasi dengan tilawah, dzikir, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, diskusi-diskusi yang bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan, serta kerja-kerja yang konkret bagi perbaikan masyarakat. Kami adalah putra-putri kandung dakwah, akan beredar bersama dakwah ini ke mana pun perginya, menjadi pembangunnya yang paling tekun, menjadi penyebarnya yang paling agresif, serta penegaknya yang paling kokoh.

Rabu, 30 November 2011

DM 2 KAMMI Daerah Bogor


Senin, 24 Oktober 2011

UTS IMK no.2 .. Analisis antarmuka pencarian (SERP)


a.       Kaidah Search Usability
pencarian adalah salah satu elemen user interface dalam yang paling penting situs web besar. Sebagai aturan praktis, situs dengan lebih dari sekitar 200 halaman harus menawarkan pencarian. Secara umum kaidah sebuah mesin pencari dalam web meliputi : tombol pencarian pada setiap halaman ; pencarian global umum lebih baik daripada pencarian yang dibatasi; “query Boolean” atau penelusuran lanjutan harus diturunkan ke halaman sekunder "penelusuran lanjutan" (Nielsen, 1997)

b.      Analisis kesalahan (Analisis pada situs http://www.dpr.go. id)
§  Saya menemukan satu kategori yang tidak jelas pada search engine ini yakni “lain-lain”, apakah ini sama dengan semua..?
§  Jika kita perhatikan pewarnaan(penanda) yang dimaksudkan untuk meunjukkan posisi kata yang kita cari pada mesin pencari ini ternyata kurang tepat dengan kata yang sesungguhnya kita masukkan kepada mesin pecari tersebut..! 


     terlihat ada sedikit pergeseran antara tenda yang diberikan terhadap kata yang sebenarnya  kita cari. Tampilan diatas adalah beberapa hasil pencarian yang keluar ketika di masukkan kata “dpr”.
 
       hal tersebut ternyata juga terjadi ketika dimasukkan kata “parlemen” pada pencarian




§  Secara umum situs ini sudah baik dalam menampilkan mesin pencarinya dengan menampilkan teksbox di bagian kanan atas yang disandingkan dengan tombol pencarian yang berbentuk kotak(menyerupai tombol). Kemudian pada halaman pencarian baru muncul pilihan kategori. Kemudian pencarian yang dimasukkan pun tampil kembali dengan baik pada teksbox di halaman hasil pencarian.kesalahannya tejadi pada ukuran teksbox pencarian yang serupa dengan teksbox pada kanan atas yang menunjukkan penyulitan untuk pencarian dengan kata kunci yang cukup panjang.

c.       Referensi.
Nielsen J. 1997. search and you may find. http://www.useit.com/alertbox/ 9707b.html. diakses 24 Oktober 2011

UTS IMK no.1 ...Top 10 Mistakes in Web Design


1.      Top 10 Mistakes in Web Design
(http://www.useit.com/alertbox/9605.html)
a.       Pencarian yang buruk
b.      Membaca online file PDF
c.       Tidak mengubah warna link yang telah dikunjung
d.      Teks yang sulit di scaning
e.       Ukuran font yang tetap
f.       Judul halaman yang sulit terdeteksi mesin pencari
g.      Tampilan seperti iklan
h.      Desain yang tidak lazim
i.        Membuka jendela baru
j.        Tidak mampu menjawa prtanyaan.
Contoh :
§     1. Pada banyak situs kita menemukan beberrapa mesin pencari yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan,  beberapa memberikan fasilitas pencarian di dalam maupun luar situs pada satu teksbox yang sama. Hal ini tentunya membingungkan user yang biasanya hanya ingin mencari pada halaman web yang bersangkutan. Atau banyak lagi bentuk pencarian yang tidak diharapkan oleh pengguna, contoh penarianpada situs http://www.ugm.ac.id yang merubah tampilan sepenuhnya, sehingga pengguna merasa keluar dari situs. Atau pada blog http://warsa.wordpress.com yang tidak menandai kata kunci pencarian yang dimasukkan(hanya menampilkan judul tulisan)

§        2. Pada situs www.dpr.go.id banyak dokumen seperti undang undang yang ditampilkan dalam bentuk file .pdf, menurut referensi diatas (10 kesalahan dalam web design) hal tersebutt termasuk kesalahan yang diurutkan nomer dua. Namun perancang situs ini berupaya menyasati agar fungsi-fungsi browsing yang diharapkan pengunjung dapat tetap dilakukan dengan membatasi ruang baca pada file pdf tersebut. hal tersebut menarik karena menyediakan sarana bagi penggyna untuk tetap melakukan browsing pada halaman web terkait dengan tetap menampilkan file dalam format pdf. Tipe-tipe serupa juga kita jumpai pada eberapa sitis yang menampilkan dokomen secara online, seperti www.scribd.com , dan beberapa situs lainnya. 


        Namun penyiasatan seperti ini jarang ditemui pada situs-situs lain pada umumnya. Salah satu penampilan file pdf yang terlihat buruk pada penampilan dokumen berikut http://www.muamalatbank.com/assets/pdf/lain-lain/Info_Perubahan_Fitur_Produk.pdf , pada kasus tersebut user benar-benar hanya mampu mebaca dokumen terkait tanpa mampu melakukan browsing kembali kehalaman web.n meski demikian ada baiknya tetap menghindari semua bentuk penampilan pembacaan online dalam bentuk pdf, kecuali memang bertujuan downloading.

§       3. tidak dirubahnya warna link pada http://www.ugm.ac.id menyulitkan kita mengetahui berada pada halaman apa dan link mana yang sudah dikunjungi sebelumnya

§   4. teks yang sulit di scan umumnya tampil pada situs-situs berita seperti www.eramuslim.com, www.kompas.com, www.republika.or.id, yang pada penusan beritanya cenderung berupa teks yang serupa dalam beberapa alinea tanpa diberikan penekanan pada kasus-kasus tertentu. Meski demikian biasanya terdapat tampilan yang lebih enak di baca pada tulisan-tulisan yang tidak menyangkut berita utama semisal analisis, editorial, dan lainnya yang diolah lebih baik. Maka pada umumnya user atau pembaca berita hanya melihat judul berita, kemudian membacanya hanya pada berita yang menurut merrka menarik. Hal yang sangat buruk terlihat pada penampilan teks yang panjang pada bolg http://sanggartintacahaya.blogspot.com. Terutama pada tulisan “Mengkristalkan Budaya Pengetahuan untuk Kecemerlangan Indonesiaku

§        5. ukuran font tetap juga terjadi pada tulisan tersebut diatas sehingga mnyulitkan pembaca ketika ingin melakukan scaning terhadap tulisan tersebut.

§         6. tapilan seperti iklann tampak pada header http://www.eramuslim.com/ membingunkan, user akan cenderung menggunakan salah satu dari navigasi yang ada (yang terletak diatas atau di bawah tulisan Eramuslim)


§      7. selanjutnya judul halman yang sulit dideteksi mesin pencari, situs yang tidak memberikan jawaban, membuka jendela baru dan desain yang tidak umum banya didapati pada situs-situs atau blg pribadi yang umumnya tidak menganalisis penggunaan secara luas.

Senin, 19 September 2011

Festival Imuan Muslim (FIM) Nasional 2011


Kegiatan ini merupakan sarana untuk menampung semua aspirasi mahasiswa terkait dengan teknologi yang berkembang berlandaskan keislaman serta sebagai wadah yang dapat menampung karya – karya terbaik mahasiswa muslim di Indonesia.
Rangkaian acara FIM (Fetival Ilmuwan Muslim) terdiri dari:
A. Perlombaan

1. LKTIA (Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an)


LKTIA merupakan lomba karya tulis ilmiah Al-Qur’an sebagai sarana untuk menampung kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam bentuk karya tulis. Lomba LKTIA ini bertemakan “Science and Technology”. Lomba ini juga dapat mengasah dan mengembangkan ide mahasiswa terhadap teknologi keilmuwan islam.

2. Fotografi


Lomba fotografi berfungsi sebagai sarana mahasiswa untuk memvisualisasikan fenomena alam yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lomba ini bertemakan “science in my perspective”.

3. Film Dokumenter


Tema dari perlombaan ini adalah The Glory of Two Era’s Science, Lead The Way to the Future dengan tujuan untuk mengapresiasikan para ilmuwan muslim yang telah berjasa dalam ilmu pengetahuan dan teknologi melalui film dokumenter sehingga dapat mendokumentasikan kisah inspiratif ilmuwan muslim tersebut.
B. Bazar Ilmuwan Muslim

Bazar Ilmuwan Muslim terdiri dari stand buku-buku ilmuwan muslim umumnya serta stand sponsorship lain khususnya. Bazar ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya membaca di kalangan mahasiswa serta sebagai bentuk kerjasama dengan penerbit buku yang ada. Serta sebagai wadah penyedia buku teknologi bagi para mahasiswa. Tema dari bazaar ini adalah “The miracle of book for a muslim scientist”.
C. Festival

Kegiatan festival merupakan kegiatan outdoor yang terdiri dari stand peserta dan stand sponsorship. Kegiatan outdoor ini merupakan sarana untuk menampilkan karya–karya inovasi mahasiswa Indonesia, serta sebagai sarana saling berbagi keterkinian ilmu sains dan teknologi di masing-masing universitas dalam bentuk perlombaan. Dimana masing-masing peserta akan menjelaskan seluk beluk dari karyanya tersebut (mulai dari fungsi, cara kerja, proses pembuatan dan output). Dan akan ada juri yang mengkomentari dan menilainya. Di samping itu juga ada hiburan yang seru dan menarik serta ada promosi dari pihak sponsorship.
D. Seminar Nasional

Seminar nasional yang bertema “dare to be a muslim hero: rising an islam empire and Indonesia” merupakan puncak acara Festival Ilmuwan Muslim Nasional 2011. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertajam kefahaman mahasiswa sebagai intelektual muda untuk berkarya dan menanamkan semangat mencapai peradaban islam yang gemilang.  Keynote Speaker seminar ini akan dibawakan oleh  Bapak Ing. B. J. Habibie. Serta pembicara dari seminar ini terdiri dari 3 pembicara dan dari 3 elemen yang berbeda, yaitu dari elemen akademisi, praktisi, dan government. Prof. Kudang B. S. dari elemen akademisi yang merupakan dosen Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Arief Budi Witarto, PhD dari elemen praktisi merupakan Peneliti Terbaik 2011 dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Prof. Dr. Fasli Djalal dari elemen government yang merupakan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia.


Rabu, 07 September 2011

tugas.1 IMK

yang ini cuma tugas matakuliah IMK...
mau sedikit komentar terkait interface darisitus http://www.republika.co.id/


dari segi tampilan warna dan penempatan iklan awalnya saya melihat situs ini cukup baik, setidaknya dibanding banyak situs berita lainnya banyak menampilkan iklan yang memang umumnya banyak terdapat di situs2 berita... setidanya mereka menyusun pewarnaan dengan baik(diminan Hijau), merupah tampilan yang umum (biru).. namun di periode ini juga tampilan iklan justru berlebihan sehingga menutu desain yang sudah baik sebelumnya dan menggangu pembaca....

sebagai contoh, ketika kita membuka halaman awal situs ini akan muncul kotak hijau (iklan) yang cukup mengganggu pembaca... bagi yang belim memahami akan kebingungan bagaimana memahami akan bingung bagaimana menghilangkan kotak tersebut... terlebih tombol untuk menutup layar tersebut tidak biasa (tulisan close yang biasa di damping tanda (x) disini diberi tanda dua panah(>>) )... cukup mengganggu dan membingungkan...

berikutnya kita juga akan melihat gangguan pada kotak iklan tersebut, jika memang sengaja di desain untuk menutup semua halaman itu lebih baik. kotak iklan tersebut ternyata saling tumpang tindih dengan berita atau iklan lainnya. mungkin disini saya hanya menemukan satu pada iklan aliftv.co.id. saya tidak tahu apakah ini kesengajaan atau keteledoran, tapi akan sangan mengganggu jika tidak hanya satu yang bertumpang tindih seperti ini...

yang berikutnya ketika kursor kita arahkan ke baris header (tidak hanya headernya, tpi jga yang sebaris dengan itu) yang bertuliskan selamat hari raya idhul fitri 1432 H dengan backgroun hijau pada bagian atas(selain iklan) akan muncul tampilan iklan yang lebih besar menutup semua halaman... ini akan sangat mengganggu pembaca yang tidak sengaja menyentuhnya, pedahal yang umumnya pembaca selalu menggerakkan kursor guna nafigasi,


 akan muncul sebagai berikut
mungki disini saya hanya berkomentas terkait periklanan yang cukup mengganggu terutama pada periode lebaran ini...

cukup lah...

Sabtu, 03 September 2011

Janji Ilahi

Ini tentang cita tertinggi
Sebuah mimpi pejuang rabbani
Sehingga Umar sang amirulmukminin, tetap meminta syahid ‘ditanah nabi..’
Dan di Uhud, sang mus’ab tak pedulikan berita wafatnya nabi
Pun Abu bakar rela temani mencekamnya perjalanan hijrah
Maka kelak Engkau saksikan Mereka mencipta sebuah kejayaan di bumi
Yang kata nabi, sebagai ‘berita gembira yang dipercepat’

Karena cita meraka belum terhenti
Sebagai pejuang rabbani
Mengorbankan semua, untuk ilahi
Bengharap jannah-Nya sebagai janji yang pasti

Maka simaklah janji-Nya…
Tentang taman-taman hijau dan pesonanya…
Buah buah yang dekat, nikmat, beraneka rasa…
Mata air yang memberi kesegaran…
Istana luas penuh keindahan…
Perhiasan-perhiasan yang memesona…
Bidadari-bidadari nan jelita…
Penuh cinta lagi sebaya…
Diatas dipan-dipan emas dan permata…

Itulah janjinya tentang syurga… tentang kenikmatan yang tak tertandingi

Jumat, 02 September 2011

Nyanyian Juang (1)





Subhanallah... Simaklah celoteh para pemimpin mujahid ini, Kemudian...
Saksikanlah...!
Ketulusan niat mereka... Kekuatan iman mereka.. Kejelasan visi mereka.. kebulatan tekad mereka.. Kejernihan nurani mereka..
Untuk satu cita mulia, peroleh surga yang memesona, dengan gelar SYUHADA

 “Ketahuilah wahai anakku semua uzur telah dihapuskan dengan firman-Nya ‘berangkatlah kamu dalam keadaan ringan maupun berat’”
(Abu Ayyub Al-anshari, Madinah)

“Ya Allah..! Ambil darahku hari ini sekehendak-Mu smapai Engkau ridha padaku”
(Thalhah ibn Ubaidillah, Uhud)

“Ya Allah, matikan aku sebagai syahid di tanah nabi-Mu”

(Umar bin Khattab, Madinah)

Oo.. indahnya Syurga betapa ia kian dekat. Harum semerbak, segar sejuk minumannya” 

(Ja’far bin Abdulmuthalib, Mut’ah)

“Semoga Allah merahmati Umar yang telah membebaskanku dari beban ini. … Kini aku adalah prajurit biasa. Aku bebas meraih cita-sitaku untuk syahid!” 

(Khalid bin Walid, Yarmuk)

“Dengan membakrnya kita hanya memiliki dua pilihan, menangkan Andalusia yang indah untuk kejayaan Islam, atau menangkan bidadari bermata jeli yang menyongsong dengan wajah berseri" (Thariq bin Ziyad, pantai Andalusia) 

Bukan karena ini aku mengikuti engkau, tetapi aku mengikutimu agar aku terkena anak panah di sini – dia mengisyaratkan ke kerongkongannya – lalu aku mati kemudian masuk surga. 

(seorang Badui, Madinah) 

“Tak ada kata terlalu tua untuk berjihad dijalan Allah”  

(Abdullah Azzam, Afghanistan)

“Silahkan kau pilih wahai istriku terrcinta, melapas aku sebagai suami, atau hidup besama-sama dengan jihad di dalamnya”  

(Yahya Abdul Latif Ayyas, Palestina)

bersambung ke Nyanyian Juang (2)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...