Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014
Bagi Kami, tidak ada yang disebut tahun politik. Semua tahun, baik itu ada pemilu atau tidak ada pemilu, adalah TAHUN KERJA dan TAHUN PELAYANAN...

Banjir oh Banjir...

Gambar
"Rapat hari ini adalah rapat terakhir yang membicarakan banjir di musim banjir" kata Ahmad Heriawan dalam dialog di tv-one senin malam (20/1/2014) Musibah itu yang selalu terulang di ibu kota. sekali dalam setahun, menggugah kepekaan sosial kita diuji sebagai manusia. ketika naluri kemanusian kita dan egoisme pribadi bertarung bebas menentukan siapa yang paling berkuasa atas diri kita. Apakah kita disibukkan pada kerja-kerja sosial membantu meringankan beban orang-orang di sekitar kita, atau terjebak dalam kesibukan pribadi menyelamatkan diri? maka pada situasi ini, biarlah publik melihat siapa sesungguhnya diri kita.

Agar Kamu Tidak Menimpakan Musibah

Gambar
"Wahai Rasulullah SAW, bagaimana pendapatmu jika yang aku bicarakan benar-benar ada pada diri saudaraku?" tanya seorang sahabat "Itu ghibah, sedang jika tidak benar itu adalah fitnah" jawab sang Nabi Sebagai seorang muslim budaya interaksi kita dalam masyarakat, organisasi, dan lingkungan, semestinya tidak mengenal istilah fitnah, tapi upaya 'klarifikasi' atau bahasa islaminya tabayun . Islam hadir membawakan angin segar bagi transparansi informasi dengan mengedepankan hak-hak ukhuwah tanpa mengecilkan sarana penegakkan hukum. itulah sebabnya kita tidak membudayakan ghibah meski dalam hal-hal tertentu kadang diperlukan. sayangnya sesuatu yang seharusnya dilakukan dengan kehati-hatian yang mendalam (mungkin secara tidak sengaja) itu malah dibiasakan untuk dilakukan. Sedang kita yang berada pada iklim tersebut seringkali (disengaja ataupun tidak) menjadi penyambung informasi yang kata nabi, jika tidak benar engkau telah melakukan 'fitnah'. Pada