Postingan

Menampilkan postingan dengan label tulisan

Indonesia Dalam Bahaya

Gambar
"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Kerja besar membangun bangsa tidak mungkin dilakukan sendiri oleh Presiden, Wakil Presiden ataupun jajaran Pemerintahan yang saya pimpin, tetapi membutuhkan topangan kekuatan kolektif yang merupakan kesatuan seluruh bangsa." Joko Widodo, dalam pidato kepresidenannya yang pertama, Gedung MPR/DPR Senin 20 Oktober 2014 Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Prabowo Subianto yang sebelumnya bertarung memperebutkan kursi kepresidenan. Prabowo berdiri memberikan hormat kepada sang presiden saat namanya disebut seolah menyambut seruan sang presiden dalam pidatonya dengan berkata 'mari kita bersama-sama melakukan kerja besar membangun bangsa'.

Tuntaskan Kemenangan

Gambar
Siapa yang mengira, mereka yang dahulu terasing di masjid-masjid kini tampil elegan ditengah masyarakat. Mereka dihormati, dipercaya, bahkan disegani. Sungguh sekenario Allah memang unik. Ah, kenapa harus ragu, bukankah dahulu ada seorang anak gembala yang menjadi tokoh dunia. Bukankah Allah telah tunjukkan bagaimana sang yatim piatu itu mampu memimpin Negara. Bukankah Allah sudah tunjukkan bagaimana orang-orang yang di usir itu kembali ke kampung halamannya tanpa rasa takut. Bukankah Allah telah tunjukkan bagaimana orang yang menyaksikan saudara-saudaranya dibunuh itu menatap tajam musuh-musuhnya yang memohon pengampunan di hadapanya. Kau pasti tak lupa bagaimana Muhammad SAW membawakan risalah kenabiannya. Sungguh begitu mudah Dia membolak-balikkan takdirnya.

Pastikan..! yang Kau Tanam Adalah Kebaikan

Gambar
Ada cerita menarik ketika sejumlah orang datang membesuk saudaranya di sebuah rumah sakit. Mulanya suasana menjadi haru, ada do'a-do'a yang terucap dari mulut para tamu. Si Sakit hanya bisa terdiam dan terbaring menyimak semua moment yang dapai ia tangkap, tanpa seorangpun tahu dengan pasti apa yang terlintas di pikirannya. Satu demi satu dari mereka mulai bercerita, ada yang mencoba memberikan semangat, ada yang mengabarkan peluang-peluang amal, dan apapun yang belum bisa mereka bagikan, karena sebelumnya telah lama mereka tak bertemu. Suasana kini menjadi indah dalam bingkai silaturahmi yang kata Rasulullah dapat 'memanjangkan umur' dan 'melapangkan rizki'.

Hadirkan Cahaya

Gambar
Aku tertarik pada cahaya yang menjadi simbol dari segala bentuk kebaikan. Ilmu, agama, iman, petunjuk, harapan, kekuatan juga pesona. Tapi ia juga menyimpan misteri tentang sesuatu yang aku sendiri tak mengerti. Begitulah cahaya, ia terpancar memenuhi ruang menutupi kegelapan. Menembus celah-celah sempit, menerobos medium-medium yang diizinkan. Untuk terus bergerak memberikan energi bagi kehidupan. Hingga akhirnya melemah pada jangkauan yang tak mampu ia lewatkan. Seperti itulah sepantasnya kami bergerak, terus menyebar memenuhi pelosok negeri ini dengan harapan. Menyusupi setiap celah peluang yang kecil ataupun besar. Hingga menghapuskan keputusasaan. Karena di negeri ini masih banyak menyimpan sumber-sumber harapan. Seperti energi yang akan terus menghasilkan cahaya bagi kehidupan. Itulah cahaya, sesekali ia tak cukup sekedar melewati (menembus) medium rambatnya. Karena cahaya juga mampu melubangi, seperti peluru yang merobek baja yang menghalangi lajunya. Itulah cahaya, ia ...

# Tafakur

Gambar
Dalam pesonanya engkau akan menemukan hikmah tentang kehidupan dan interaksi sosial. Hanya saja Kita memang harus berhenti sejenak untuk berfikir. Mari membaca tanda-tanda yang ditunjukkan nyata dalam Alam, semoga kita lebih mengenal kehidupan... selamat belajar (ysn)   *** presfektif kita tentang posisi, kecepatan, dan waktu sangat dipengaruhi keadaan kita (kerangka acuan). ini TIDAK sama sekali menujukkan SEMUA pandangan kita menjadi RELATIF. karena kecepatan cahaya masih disepakati SAMA UNTUK SEMUA, hingga munculah bentuk yang TIDAK BERUBAH DALAM TRANSFORMASI yang merubah kerangka acuannya. mungkin ini seperti pandangan kita tentang KEBENARAN yang RELATIF. #tafakur #kerangka ***   pada dasarnya ENERGI BESAR yang dihasilkan sebuah reaktor nuklir SAMA DENGAN energi yang dihasilkan sebuah BOM atom. hanya saja yang satu di-KENDALI-kan sedang yang lain di-BIAR-kan. Maka dampaknya pun berbeda(ysn) #Tafakur #Energi ***

maju PEMUDA

Gambar
Bukan tanpa perhitungan, tetapi mereka BERANI berRESIKO... Bukan tegesa-gesa, tetapi mereka ingin BERGERAK bukan DIAM... Maka PERCAYAkan mereka MERDEKA dalam KARYA pemBELAJARAN yang TULUS... TANPA tuntutan yang membawa keTERGANTUNGan, meMATIkan GLORA... biarkan ia terJATUH saat berLARI agar mereka mengeTAHUi PERIHnya LUKA seSEKALI DATANGlah, berikan DUKUNGan dan peLURUSan Semoga kelak mereka dapat melompat LEBIH JAUH, LEBIH SEMPURNA... *Yasin'12

Fajar (1)

Gambar
Foto : Imam_subuh, 29 juni 2012_beberapa meter sebelum pucak (>3300mdpl) Gunung Semeru_Jawa Timur. Allahu Akbar, Allahu Akbar... 2x Gemuruh takbir bersahutan menembus keheningan, mangagungkan kebesaran sang pencipta, membangunkan siapa saja yang besungguh-sungguh memperoleh karunia dari Tuhannya. Sayangnya sebagian yang lain justru menarik bantal selimutnya menutup rapat kedua telinganya agar tak terusik kenikmatan sesaatnya yang dibalut sejuknya pagi.

Bersama Allah

Gambar
Apakah kamu pikir kita hanya berdua..? tanya Muhammad Rasulullah kepada abu Bakar. Sesungguhnya Allah bersama kita sambung nya menghibur sang sahabat ya... karena Allah memang tak pernah menjauh dari kita karena Allah tak pernah lengah atas apa yang kita lakukan Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat_2.186

Umi

Gambar
"Ya Allah, Ampuni dosaku, dan dosa kedua orang tuaku... sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil... Ya Allah, yang maha menyembuhkan... tiada kesembuhan selain kesembuhan dari mu.... sembuhkan lah penyakit umi.." terisak kupanjatkan doa di subuh itu... terbesit ingatan tentang ibu yang terbaring dirumah... isyarat yang tidak biasa, menggetarkan hati membawa gelisah... Aku ingin pulang..! Ya Allah... engkau benar-benar mengabulkan do'a tulusku subuh itu... cepat sekali... se belum sempat hari berganti ... terlalu cepat bahkan... sebelum sempat kutatap kembali wajah terakhirnya. sebelum sempat semua anak-anaknya berkumpul sebagai mana biasa kita lakukkan di rumah kecil kita.

Menjemput Fajar

Gambar
Allahuakbarr… begitulah sewajarnya seorang muslim merayakan kemenangannya. Sesaat kakiku terhenti sembari kuteriakkan takbir agungkan kebesaran Ilahi, menatap takjub dataran tertinggi. "Mahameru, atap pulau jawa, puncak para dewa" Begitulah disebut dataran dimana aku kini berpijak, Mengukuhkan kebanggaan seorang insan yang di beri kuasa menundukkan alam. Kebanggaan yang tak perlu dilebihkan karena demikianlah takdir Tuhan untuk kita. Maka dengannya para manusia dibebankan tugas yang berbeda. Hembusan dingin kuat menyapu pasir semeru. Lagi, dataran ini menampakkan ketangguhannya, menguji ketahanan setiap pendaki. Di sini kau mungkin dapat bertahan untuk tidak terbawa hembusan anginnya, tetapi dingin akan tetap menusuk kulitmu menembus setiap helai kain yang engkau kenakan. Matahari mulai naik membawa harapan kehangatan yang tak kunjung tiba. Dinginnya terlalu pekat. Dan aku masih tersungkur, menikmati sujudku, mengucap syukur atas kesempatan yang Ia beri.

Ketaladanan Ibrahim dan Ismail

Gambar
IBRAHIM Tentang KeImanannya... "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam"(Ibrahim) Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati." Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu ?" Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap"

Khandaq : Ketika Eksistensi Madinah Siap Dimatikan

Gambar
Tergabunglah dalam sejumlah pasukan. koalisi terbesar bangsa arab. Bersekutu mematikan gerakan kenabian. Ancaman besar eksistensi peradaban. Maka nabi pun berstrategi. Dengan parit yang belum pernah ada. Menjadi penghambat laju penyerangan. Serta menguatkan garis pertahanan. Namun pengepungan berjalan panjang. Oleh pasukan yang teramat besar. Juga pengkhianat-pengkhinat internal. Menguras energi dan perbekalan. Hingga nambak bayang-bayang kematian. Dan seorang nabi tetap menguatkan. Memberi harap akan kemenangan. Menjanjikan ganjaran akan kesenangan. Bahkan memberi makan kala kelaparan. Allahu Akbar… Aku diberi tanah Persi. Aku melihat istana Mada’in yang bercat putih. Aku diberi kunci-kunci yaman. Demi Allah Aku melihat gerbang-gerbang Shan’a. Setelah ini mereka tidak akan menyerang kita lagi. Begitu katanya diterngah ancaman kehancuran.

Tahun-Tahun Berlalu

Gambar
(Oleh: Ahmad Yasin) Tahun-tahun kan berlalu sepintas jumpa kita tak abadi. Bersama merangkai mimpi tuk tunjukkan jalan bakti Bagi Sang Pencipta yang terus memberi Tahun-tahun kan berlalu sembari kita urai mimpi Yang tergambar jelas dalam bayang-bayang nyata Lewat amal ikhlas lahirkan karya sukses. Dengan keunikan jalan dalam ikhtiyar Berikan kesan panjang dari perolehan hasil. Tahun-tahun kan belalu sejalan kehidupan terus berganti. Bawakan berjuta cerita akan mimpi, karya dan bakti Dan saat jumpa kekal kita kelak dalam surga-Nya Izinkan ku dengar kisah sukses kalian sahabat-sahabatku. Bogor, 16 Januari 2012

Tantangan Alam dan Petunjuk Tuhan

Gambar
    Penelusuran manusia terhadap fenomena kehidupan menjadi sesuatu yang tiada habis. Berkembangannya ilmu pengtehuan yang mendasari teknologi akan terus berlanjut, dan alam terus menampakkan fenomena barunya setiap kali suatu teorema hampir dipercayai utuh sebagai kebenaran. Postulat relativitas Einstein dimunculkan ketika asumsi keberadaan ether tertolak oleh fakta alamiah. Eksperimen Michelson-Morley tidak mampu membuktikan apapun terkait ether yang diduga sebagai medium perambatan gelombang elektromagnetik. Dan Alam menampakkan kebenaran postulat Einstein kemudian, ketika perumusan matematika yang diajukannya tersebut kerap kali tepat memprediksi fenomena-fenomena yang dianggap aneh sebelumnya. Namun –sebagaimana diungkapkan para peneliti eropa (CERN) akhir september lalu, ketika postulat itu sukses meramalkan berbagai fenomena, alam justru menampakkan fenomena lain tentang keberadaan partikel yang bergerak melebihi kecepatan cahaya. Sehingga baha...

Otimisme dan Tawakkal (Kenangan OSN-Pertamina 2011)

Gambar
# Keinginan untuk mundur, tentu saja ada. Alasannya sedang ujian, agenda kepanitaan yang menghitung minggu, soal open yang tak terselesaikan, dll. Tapi Islam mengajarkan kita untuk ‘tidak pernah putus asa, apapun alasannya’ # Selepas seleksi tahap semi final, kami –enam semi finalis- antara pantas atau tidak, dengan ragu terus berharap, semoga sebuah keajaiban datang sekali lagi. Ya, kami semua mengharapkan untuk bisa lolos ke tiga besar tingkat nasional di Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2011 (OSN-Pertamina 2011) itu, mengingat langkah yang kami sudah jauh, juga dukungan teman-teman yang luar biasa. Ditambah lagi kami semua membawa nama baik universitas dan provinsi masing-masing yang keduanya itu menjadi beban tersendiri saat kembali nanti.

Seminar Nasional FIM 2011: Muslim Harus Kuasai Teknologi

Gambar
  Bogor – Bertemakan “Dare to be a Muslim Hero : Rising an Islam Empire and Indonesia”, seminar nasional yang merupakan puncak dari Festival Imuan Muslim (FIM) Nasional 2011 dihadiri oleh lebih dari seratus mahasiswa dari bebrapa universitas di Indonesia. Hal ini tentu saja menunjukkan antusiasme mahasiswa terutama muslim untuk mengulang kembali fase-fase kejayaan masa lalu yang masih terkenang. Bertempat di Audit silva pertamina IPB, pada hari munggu 20 November 2011, seminar ini dihadiri oleh dua narasumber yakni bapak Arief Budi Witarto (salah satu peneliti terbaik LIPI) yang mewakili elemen praktisi, juga bapak M. Yamin (dosen IPB) dari elemen akademisi, para peserta dibawa dalam diskusi menarik tentang bagaimana mengembalikan nilai-nilai moral pada penerpan ilmu dan teknologi, sikap terhadap ilmu serta mengenang kembali bagaimana para ilmuan muslim dahulu membangun budaya ilmunya. Sebelumnya pembicara yang juga direncanakan hadir adalah Bapak Anis Matta (Wakil ...

Nyanyian Juang (2)

Gambar
 sambungan dari Nyanyian Juang(1)  “Bagaimanapun, takdir bagaikan Angin bagi seorang pemanah. Kita selalu harus membidik dan melesatkannya pada saat yang tepat” (Shalahudin Al-Ayubi, Palestina) “Adapun urusanku adalah berjihad untuk kehormatan Agama Allah dan kaum muslimin. Dan kedzaliman sultan adalah urusannya dengan Allah” (Ibn Taimiyah, Damaskus) “Aku boleh Mati, tapi perjuangan untuk meraih kemerdekaan dan kebebasan melawan ketidakadilan dan keserakahan kaum imperialis, tidak boleh berhenti dan harus diteruskan!” (Omar Mukhtar, Libiya) Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar… Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Merdeka! (Bung Tomo, Surabaya-Indonesia)

Gelar #senandung perjuangan

Gambar
 Ia mungkin seorang raja yang adil. Hingga rakyatnya begitu menyegani. Dan namanya terus diperbincangkan, bahkan tercatat sejarah. Ia mungkin seorang ulama yang faqih. Hingga ilmunya sangat berarti. Dan manfaatnya tetap terasa bahkan bukunya tak henti dipelajari. Ia mungkin seorang dokter yang hebat. Hingga penyembuhannya seakan pasti. Dan sang penguasa tak segan berobat padanya. Ia mungkin seorang panglima yang tangguh. Hingga musuhnya gentar mendengar namanya. Dan setiap dataran menjadi saksi kecerdasannya brestrategi. Ia mungkin prajurit yang kuat. Hingga sulit dijatuhkan dalam misi-misi mematikan. Dan kematian seolah tak kuasa menemuinya saat ia siaga. Ia mungkin seorang ilmuan yang berwawasan. Hingga karya terus menginspirasi. Dan analisanya menembus batas logika kebanyakan pada masanya. Ia mungkin seorang pelajar yang berprestasi, Penulis yang menginspirasi, politikus yang cerdas namun bersih, pegawai yang disenagi, direktur yang hebat, wirausahaan yang berun...

Janji Ilahi

Gambar
Ini tentang cita tertinggi Sebuah mimpi pejuang rabbani Sehingga Umar sang amirulmukminin, tetap meminta syahid ‘ditanah nabi..’ Dan di Uhud, sang mus’ab tak pedulikan berita wafatnya nabi Pun Abu bakar rela temani mencekamnya perjalanan hijrah Maka kelak Engkau saksikan Mereka mencipta sebuah kejayaan di bumi Yang kata nabi, sebagai ‘berita gembira yang dipercepat’ Karena cita meraka belum terhenti Sebagai pejuang rabbani Mengorbankan semua, untuk ilahi Bengharap jannah-Nya sebagai janji yang pasti Maka simaklah janji-Nya… Tentang taman-taman hijau dan pesonanya… Buah buah yang dekat, nikmat, beraneka rasa… Mata air yang memberi kesegaran… Istana luas penuh keindahan… Perhiasan-perhiasan yang memesona… Bidadari-bidadari nan jelita… Penuh cinta lagi sebaya… Diatas dipan-dipan emas dan permata… Itulah janjinya tentang syurga… tentang kenikmatan yang tak tertandingi

Nyanyian Juang (1)

Gambar
Subhanallah... Simaklah celoteh para pemimpin mujahid ini, Kemudian... Saksikanlah...! Ketulusan niat mereka... Kekuatan iman mereka.. Kejelasan visi mereka.. kebulatan tekad mereka.. Kejernihan nurani mereka.. Untuk satu cita mulia, peroleh surga yang memesona, dengan gelar SYUHADA  “Ketahuilah wahai anakku semua uzur telah dihapuskan dengan firman-Nya ‘berangkatlah kamu dalam keadaan ringan maupun berat’” (Abu Ayyub Al-anshari, Madinah) “Ya Allah..! Ambil darahku hari ini sekehendak-Mu smapai Engkau ridha padaku” (Thalhah ibn Ubaidillah, Uhud) “Ya Allah, matikan aku sebagai syahid di tanah nabi-Mu” (Umar bin Khattab, Madinah) Oo.. indahnya Syurga betapa ia kian dekat. Harum semerbak, segar sejuk minumannya”   (Ja’far bin Abdulmuthalib, Mut’ah) “Semoga Allah merahmati Umar yang telah membebaskanku dari beban ini. … Kini aku adalah prajurit biasa. Aku bebas meraih cita-sitaku untuk syahid!”  (Khalid bin Walid, Yarmuk) “Dengan membakrnya kita ha...