Rabu, 11 April 2012

Khandaq : Ketika Eksistensi Madinah Siap Dimatikan

Tergabunglah dalam sejumlah pasukan.
koalisi terbesar bangsa arab.
Bersekutu mematikan gerakan kenabian.
Ancaman besar eksistensi peradaban.

Maka nabi pun berstrategi.
Dengan parit yang belum pernah ada.
Menjadi penghambat laju penyerangan.
Serta menguatkan garis pertahanan.

Namun pengepungan berjalan panjang.
Oleh pasukan yang teramat besar.
Juga pengkhianat-pengkhinat internal.
Menguras energi dan perbekalan.
Hingga nambak bayang-bayang kematian.

Dan seorang nabi tetap menguatkan.
Memberi harap akan kemenangan.
Menjanjikan ganjaran akan kesenangan.
Bahkan memberi makan kala kelaparan.

Allahu Akbar…
Aku diberi tanah Persi.
Aku melihat istana Mada’in yang bercat putih.
Aku diberi kunci-kunci yaman.
Demi Allah Aku melihat gerbang-gerbang Shan’a.
Setelah ini mereka tidak akan menyerang kita lagi.
Begitu katanya diterngah ancaman kehancuran.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...