Selasa, 03 Maret 2009

SATU BUKTI KEMULIAAN

Sobat menjadi seorang muslim adalah suatu kebanggaan. Kenapa? Karena cuma Islam satu-satunya agama yang mengatur semua sisi kehidupan kita. Dari sekedar buang hajat hingga urusan pemerintahan, semuanya diatur oleh Islam. Kok bisa? Karena agama ini bukanlah bikinan manusia, melainkan ajaran yang diturunkan dari zat yang menciptakan manusia. Hingga akhirnya Cuma Islam jugalah satu-satunya agama yang diridhai Allah(lihat QS:3:19). Karenanya kitapun harus berbangga dimasukkan kedalam golongan ummat terbaik ini.

Lihatlah ketika Islam masuk dalam tatanan sebuah masyarakat! Dijamin kamu bakal percaya akan kesempurnaan ajaran ini. Kamu akan melihat seorang kepala negara tertidur dibawah pohon kurma dengan pakaian seadanya ditengah teriknya gurun pasir. Dia adalah Umar bin Khathab, khalifah kedua ummat Islam. Luar biasa Islam telah menundukkan hati seorang pemimpin. Padahal dibawah pemerintahannyalah perluasan wilayah dilakukan secara besar-besaran. Ada lagi seorang pemimpin yang justru menjadi orang pertama yang paling berhak menerima tunjangan. Dia adalah Umar bin Abdul Aziz, khalifah kelima. Dibawah kekuasaannya sangat sulit ditemukan orang yang berhak menerima zakat, bayangkan betapa makmurnya negeri itu. Tapi mereka adalah orang-orang yang keras terhadap kekafiran. lihatlah ketika Abu Bakar dengan cepat memerangi orang-orang yang membelok sepeninggalan nabi kita Muhammad SAW. Mereka adalah orang-orang yang adil dalam hukum. Bahkan tuntutan seorang Khalifah (kepala negara) dapat ditolak. Itu terjadi ketika Ali bin Abi Thalib menuntut kepemilikannya atas baju perang yang dibawa oleh seorang Yahudi. Saat itu Ali tak mampu memberikan saksi yang kuat. Hingga akhirnya tanpa diminta diakhir persidangan yang membatalkan tuntutan Ali sang yahudi mau mengakui kepemilikan sang khalifah atas baju itu. Hebatya ...? Itulah Islam. Agamaku, juga agamamu.

Sekarang coba dech lirik bidang ilmu pengetahuan. Lagi-lagi kamu akan menemukan Islam sebagai suatu yang Istimewa. Atas dasar kewajiban menuntut Ilmu maka lahirlah orang-orang seperti Abu Hasan al Haitami (itu lho...! ahli fisika n matematika yang kita bahas di BUMMI lalu), ilmuan yang pertama kali mengatakan mata mampu melihat karena menerima pantulan cahaya benda, bukan sebaliknya. Ibnu Sina, dia itu ilmuan bidang kedokteran n filsafat pertama kali melakukan pembedahan dan yang pertama kali menggambarkan susunan dalan tubuh manusia. Muhammad bin Musa al Khawarizmi, penulis buku Aljabr wa a Muqalabah. Seorang Ilmuan matematika yang mencetuskan teori aljabar dalam bukunya tadi. Abu Hasan an Nafis dari kairo adalah orang pertama yang menemukan peredaran darah dalam paru-paru manusia pada tahun 1288( tiga abad lebih dahulu dari servetus (portugis) ). Ar Razi beliau seorang yang pertama menemukan perbedaan penyakit cacar dengan measles. Dan tentunya masih sangat banyak cendikiawan-cendikawan muslim yang turut berkonstrbusi dalam berkembangnya Ilmu pengetahuan. Sayang ketika tentara Mongol berhasi menduduki turki Utsmani, buku-buku mereka banyak dibakar bahkan dibuang kesungai untuk dijadikan jembatan bagi tank-tank tempur mereka. Kebayang nggak betapa banyaknya buku-buku itu, kalau sungainya saja menghitam karena tintanya. Akhirnya kini kita nggak punya bukti untuk mengatakan ”ilmu itu milik kami”.

Di bidang militer akan kamu temukan Usamah bin Zaid seorang panglima perang termuda. Usianya kurang dari dua puluh tahun. Namun Ia mampu memimpin dan memenangkan perang pertama islam terhadap bangsa Romawi. Kemenangannya mampu menarik perhatian dunia kala itu. Karena romawi adalah bangsa yang sangat besar dengan armada militer yang cukup tangguh. Kamu juga akan menemukan seorang panglima besar yang nggak pernah bisa dikalahkan dalam setiap pertempuran apapun. Namun Ia harus kalah ketika berhadapan dengan Rasulullah beserta kaum muslimin sebelum keislamannnya. Dialah Khalid bin Walid. pahlawan di Yarmuk, yang akhirnya ia dipecat pada masa Umar bin Khathab, karena kekhawatiran Khaifah akan pujian berlebihan rakyatnya pada sang panglima. Thariq bin Ziad membakar seluruh kapalnya ketika pendaratan pertamanya di Andalusia karena ia begitu yakin akan kemampuannya membebaskan kota itu. Atau kalau memang harus kalah, mundur kebelakang bukanlah pilihan yang tepat. Muhammad al Fatih dialah panglima yang membebaskan Constantinopel, menembus janji nabi atas kota itu. Constantinopel pada masanya adalah sebuah kota besar dengan perbentengan yang sangat sulit ditembus. Posisi geografisnya sangatlah strategis dengan tata kota yang rapih juga indah. Keberhasilan Al Fatih membebaskan kota ini menjadikannya sebagai buah bibir ditengah masyarakat dunia. Dan pastinya masih sangat banyak tokoh-tokoh setangguh mereka lahir ditengah-tengah masyarakat Islam.

Lalu lihatlah ketika Abdurahman bin Auf hijrah kemadinah. Ia dipersaudarakan dengan seorang anshar yang menawarkan padanya tempat tinggal, serta berbagai macam kebutuhan hidup. Tapi ia hanya menjawab ”tunjukkan aku dimana pasar” maka Abdurrahman bin Auf yang datang tanpa perbekalan mampu menjadi bangsawan di madidah. Kepiawaiyan dalam berbisnis juga dimiliki oleh Utsman bin Afan, bahkan Abu bakar rela menginfakkan seluruh hartanya, pastilah karena ia begitu yakinan atas kemampuannya untuk memulai kembali usahanya dari titik nol. Bukankah nabi kita Muhammad SAW adalah seorang pedagang yang sukses. Dan Isteri pertamanya Kadijah adalah seorang bangsawan yang membiayai semua ongkos dakwah di era makkah. Mereka (para sahabat) adalah generasi terbaik ummat ini. Tentunya masih begitu banyak orang-orang besar seperti Sedang yang disebutkan disini cuma sedikit dibanding begitu banyak pemimpin, ilmuan, panglima juga pembisnis sukses yang dilahirkan ditangan Islam

Allah lah yang sudah mengatakan klo kita ini ummat terbaik sepanjang sejarah manusia. Karena sistem terbaiklah jugalah yang dipakai Ummat ini dalam kehidupannya. Itulah Islam, suatu sistem sempurna yang mampu mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Sistem inilah yang sudah mampu mengangkat derajad manusia hingga tercipta peradaban modern sekarang ini. Dia sudah terbukti mampu memimpin dunia lebih dari delapan abad lamanya. So... berbanggalah kamu yang sudah terlahir dalaim golongan ummat ini. Jadikanlah islam pedoman hidupmu! maka kamu akan menjadi manusia yang sempurna. Oh ya... yang tadi itu baru satu bukti kesempurnaan agama ini, karena kita baru membahas peranannya dalam sejarah. Tentang kenabian, sistem kehidupan, kepemimpinan, keteladanan, dan banyak yang lainnya (dalam islam) nggak kalah menarik jika kita bahas satu-persatu. Tapi rasanya ini sudah cukup untuk membuktikan kesempurnaannya. Jadi percaya dech islam memang pantas buat dibanggakan.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...