Postingan

Gelombang Gravitasi, Buktikan Kelenturan Ruang dan Waktu

Gambar
1916, Albert Einstein menggagas teori relatifitas umumnya tentang gravitasi dan hubungannya terhadap ruang waktu. Ruang dan waktu tidaklah statis tetapi mampu meregang atau menyempit, kurang lebih seperti itulah gagasannya. Gelombang gravitasi adalah riak dalam lengkung ruang waktu yang bergerak didalamnya menyerupai gelombang. Fenomena ini mirip seperti perambatan getaran pada sebuah kasur karet yang luas. Ketika dua orang berada diatasnya dalam jarak yang cukup jauh, jika salah seorang bergerak maka seorang yang lain juga akan merasakan getarannya. Kacamata manusia masih memandang grafitasi terlalu kecil untuk diamati pengaruhnya terhadap pelenturan ruang waktu. Peregangan ruang waktu dalam perhitungan teoritis berada di kisaran 10 -24 meter. Untuk menggambarkan betapa kecilnya itu, coba bandingkan dengan jari-jari atom yang berkisar antara 10 -11 sampai 10 -10 meter, atau bandingkan dengan inti atom yang besarnya di kisaran 10 -15 meter. Dengan peregangan yang sekecil itu...

Satu Bulan

Alhamdulillah sudah satu bulan kau coba melihat dunia, meraba cahaya dalam samar pengelihatanmu... sambil terus berusaha memahami hiruk pikuk nya. Fatma, kau datang dengan hati yang suci, pikiran yang jernih dan semua bekal yang Allah berikan untuk mengoptimalkan misi yang Ia titipkan. Kau akan melihat bagaimana dunia ini akan memperdaya banyak orang dengan pesonanya, namun JANGAN PERNAH engkau tertipu. Tuhanmu adalah Allah, Dialah yang menciptakanmu juga yang menciptakan Ayah dan Ibumu. Allah (Tuhan kita) pernah mengutus seorang Nabi yang mulia untuk menunjuki kita jalan yang Ia ridhai. Dialah Muhammad Utusan Allah (Rasulullah), yang membawakan Al-Quran Langsung dari Allah melalui perantara Jibril. Pelajarilah Al-quran, niscaya engkau tak akan pernah tertipu. Pelajarilah sejarah hidup Nabimu (Muhammad Rasulullah), niscaya engkau tak akan tersesat. tetaplah bersama dalam barisan orang-orang yang shalih, niscaya engkau akan selamat. #pesanAyah #Fatma #Qianna #althafunnisa

Fatma Qianna Althafunnisa

Gambar
Selasa 19 januari 2016 ditengah malam, menjelang pergantian hari kami kedatangan anggota baru dalam keluarga kecil ini. Semoga bertambah juga keberkahan yang Allah berikan pada kami. Bayi mungil itu kami beri nama ‘Fatma Qianna Althafunnisa’ dan rangkaian tulisan ini kami buat untuk menerangkan makna yang terkandung di dalamnya. Agar suatu saat nanti kami ingin Ia membacanya, tersenyum, mungkin akan meneteskan air mata karena kelembutan jiwanya, lalu ia berdoa ‘rabbighfirliy waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani saghira’ .

Setengah Tahun Pertama

Gambar
"Aku mengaguminya, dari karya-karyanya Aku mengaguminya, dari tulisan-tulisannya Aku mengaguminya, dari keshalehannya Aku mengaguminya, dari sikapnya yang lembut" (Harumi Aini) Maha Suci Allah yang telah mempersatukan hambanya. Dialah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa diantara kita yang lebih baik amalnya. Setengah Tahun telah berlalu ketika pertama kali ku gandeng tanganmu yang hangat dalam suasana syahdu berlimpah doa, kau tersenyum padaku kemudian tertunduk malu. Hari itu tak henti ku ucap syukur, memohon barokah atas peristiwa besar dalam sejarah hiduku juga sejarah hidupmu. Ada kebahagiaan yang tak mungkin kita ungkapkan dalam kata, ada harapan yang sulit digambarkan dengan apapun.

Undangan Pernikahan

Gambar
http://weddingwire.com/yasinyumi 

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI - Yogyakarta

Gambar
Saat ini sedang dilaksanakan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI oleh MUI di Yogyakarta Ada yang menarik dari Kongres Umat Islam Indonesia (KUII). Dalam sejarahnya, dua kongres pertama menghasilkan keputusan yang fenomenal baik bagi umat Islam Indonesia secara khusus maupun bagi Bangsa ini secara umum. Kongres I 1938 mendeklarasikan 'Majlis Islam Ala Indonesia' Kongres II 1945 di Yogyakarta merupakan salah satu kongres yang monumental yang dikemudian hari dari rekomendai hasil kongres inilah lahir 'Majlis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi)' sebagai satu-satunya kekuatan politik umat islam indonesia saat itu

Menerawang Masa Depan

Gambar
Foto : Dok Pribadi Dari ruang-ruang kelas itu kita dapat melihat karakter masa depan sebuah bangsa, karena dari sanalah nilai-nilai itu terwariskan dari generasi ke generasi.  (Ahmad Yasin, 16 April 2014) "Bu..." Teriak seorang siwa dari belakang. (suasana kelas masih tak terkendali) "Ibu di sini mau nyari uangkan?" Siswa itu bangkit dari duduknya sembari mangatakan sesuatu yang tak pantasuntuk dikatakan oleh seorang murid kepada Gurunya. ("waaahaha..." kelas menjadi semakin gaduh) Sang guru menatap tajam muridnya yang dalam sekejap sudah berdiri di depannya. Apa yang akan engkau katakan jika dalam posisi seperti? "Nih saya kasih uang, ibu gak usah ngajar lagi disini" Tanpa memberi kesempatan untuk mendengarkan jawaban sang guru, dengan kasar di letakkannya setumpuk lembaran uang seretus ribuan diatas meja sang guru.