Minggu, 19 Oktober 2014

Hadiah Buku


"Ini ada buku dari Bunda. silahkan pilih satu, sisanya nanti buat yang lain" seorang datang dengan membawa setumpuk buku dengan berbagai macam judul.
"Yang ini boleh kan?" seorang gadis berjilbab memilih sebuah novel yang belum pernah di bacanya 
"Iya Ambil saja" kata si pembawa buku.
***
"Bunda beli buku? aku buka ya?"
"Jangan itu buat kado, besok temen bunda walimahan."
"Bagus nggak bun bukunya"
"gak tau, klw dari sinopsisnya sih bagus"
"Bunda jugabelum baca?"
"Belum"
***
"kamu mau kasih apa besok?"
"Ngak tau bun" (nyengir)
"kalo bunda nanti mau kasih Buku"
"Lagi?"
"Iya Nggak papa"
"Tapi Bukannya biasanya ngasij kue-kuean"
"Boleh, tapi itu dari kamu ja"
***
Aku menyimpulkan sesuatu tentang seorang yang di sebut bunda pada beberapa cerita di atas, Ya, kebiasaannya meberi hadiah berupa buku untuk situasi apapun. jika ditanya 'kenapa?', 'Biar lebih manfaat' jawabnya.

Daya manfaat, dalam pandangan ini harga barang tidak ditentukan oleh nilai suatu barang dalam jual beli. tetapi bagaimana barang itu bisa memberi manfaat pemiliknya dan lingkungan di sekitarnya. dalam kasus ini sebuah Alquran dapat menjadi lebih mahal di banding satu rak buku. atau sebuah sepeda tua milik seorang guru dapat lebih mahal dari mobil yang dipakai muridnya. atau sendal jepit sang ayak lebih berharga dari sepatu olahraga anaknya. 

Ah biarlah, toh setiap orang berhak menentukan hadiah apa yang paling ia senangi untuk diberikannya pada orang lain. tentang siapa yang paling besar pahalanya, itu urusan Allah yang maha penyayang.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...